Bacaan I: Kej 49:29-32; 50:15-26a "Allah akan memperhatikan kalian, dan membawa kalian keluar dari negeri ini."
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:1-2.3-4.6-7; Ul: 7a.8a "Hai orang-orang yang rendah hati, carilah Allah, maka hatimu akan hidup kembali."
Bait Pengantar Injil: 1Ptr 4:14 "Berbahagialah kalian, kalau dicaci maki demi Yesus Kristus, sebab Roh Allah ada padamu."
Bacaan Injil: Mat 10:24-33 "Janganlah takut kepada mereka yang membunuh badan!"
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:1-2.3-4.6-7; Ul: 7a.8a "Hai orang-orang yang rendah hati, carilah Allah, maka hatimu akan hidup kembali."
Bait Pengantar Injil: 1Ptr 4:14 "Berbahagialah kalian, kalau dicaci maki demi Yesus Kristus, sebab Roh Allah ada padamu."
Bacaan Injil: Mat 10:24-33 "Janganlah takut kepada mereka yang membunuh badan!"
| Credit: PaulCalbar/istock.com |
Saudara
dan saudari terkasih dalam Kristus, merenungkan Sabda Tuhan hari ini, kita semua diingatkan akan kepercayaan yang seharusnya kita miliki kepada Tuhan, percaya kepada-Nya dan Penyelenggaraan-Nya, dan tidak khawatir tentang apa yang akan kita miliki dalam hidup ini. Allah tahu apa yang kita butuhkan, dan Dia akan memberi kita apa yang kita butuhkan melalui berbagai cara, termasuk melalui orang-orang yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari agar kita dapat memperoleh apa yang kita butuhkan. Allah sering memberkati kita dengan cara-cara yang mungkin tidak sepenuhnya kita pahami dan sadari, tetapi Dia tetap melakukan semua ini, untuk memelihara dan menyediakan kebutuhan kita. Kita tidak pernah sendirian bahkan di saat-saat tergelap dan tersulit kita, dan ini adalah sesuatu yang harus kita ingat terutama ketika kita ingin menyerah atau kewalahan dalam hidup.
Dalam Kitab Kejadian, kita mendengar tentang akhir kisah keluarga para leluhur, Abraham, Ishak, dan Yakub, dengan wafatnya Yakub dan Yusuf di tanah Mesir. Yakub telah dipertemukan kembali dengan putranya yang telah lama hilang, Yusuf, di Mesir setelah sebelumnya saudara-saudara Yusuf berdamai dan dipertemukan kembali dengan saudara mereka. Dan jika kita mengingat kembali apa yang telah kita bahas sebelumnya, saudara-saudara Yusuf iri kepadanya dan berusaha membunuhnya, hingga akhirnya menjualnya kepada para budak yang membawa Yusuf ke Mesir. Allah menyertai Yusuf dan mengangkatnya untuk diangkat oleh Firaun Mesir sebagai wali kerajaannya. Dan begitulah akhirnya ia dipertemukan kembali dengan saudara-saudaranya dan kemudian dengan keluarganya, termasuk ayahnya.
Dalam Kitab Kejadian, kita mendengar tentang akhir kisah keluarga para leluhur, Abraham, Ishak, dan Yakub, dengan wafatnya Yakub dan Yusuf di tanah Mesir. Yakub telah dipertemukan kembali dengan putranya yang telah lama hilang, Yusuf, di Mesir setelah sebelumnya saudara-saudara Yusuf berdamai dan dipertemukan kembali dengan saudara mereka. Dan jika kita mengingat kembali apa yang telah kita bahas sebelumnya, saudara-saudara Yusuf iri kepadanya dan berusaha membunuhnya, hingga akhirnya menjualnya kepada para budak yang membawa Yusuf ke Mesir. Allah menyertai Yusuf dan mengangkatnya untuk diangkat oleh Firaun Mesir sebagai wali kerajaannya. Dan begitulah akhirnya ia dipertemukan kembali dengan saudara-saudaranya dan kemudian dengan keluarganya, termasuk ayahnya.



