Bacaan I: Yes 10:5-7.13-16 "Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya?"
Mazmur Tanggapan: Mzm 94:5-6.7-8.9-10.14-15 "Tuhan tidak akan membuang umat-Nya."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25 "Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil."
Bacaan Injil: Mat 11:25-27 "Yang Kausembunyikan kepada kaum cerdik pandai, Kaunyatakan kepada orang kecil."
warna liturgi putihInjil menggambarkan Yesus sebagai sosok yang penuh kasih dan
penyayang. Dia penyayang dan Dia menyembuhkan orang sakit dan merawat
orang miskin dan orang yang terbuang.
Dia mungkin melontarkan
kata-kata kasar kepada para tua-tua, ahli-ahli Taurat dan orang-orang
Farisi, namun Dia tidak menurunkan api dari surga untuk membinasakan
orang-orang yang menentang Dia atau melawan Tuhan.
Di sisi lain,
Perjanjian Lama menggambarkan Tuhan sebagai Tuhan yang menghukum
umat-Nya karena ketidaksetiaan mereka, meskipun Dia juga digambarkan
sebagai orang yang lambat marah dan kaya akan belas kasihan.
Bacaan
pertama menceritakan bagaimana Allah "menugaskan" Asyur melawan
umat-Nya yang telah memprovokasi Dia karena ketidaksetiaan mereka.
Tuhan
mengizinkan Asyur untuk menjarah dan menjarah dengan bebas dan
menginjak-injak umat-Nya dengan bebas agar mereka dapat mengambil
pelajaran dari hal tersebut.
Namun ketika Asyur lepas kendali dan
menjadi seperti kapak yang ingin mendapatkan pujian lebih dari orang
yang menggunakannya atau gergaji yang ingin mendapatkan kekuatan lebih
dari orang yang memegangnya, keadilan dan belas kasihan Tuhan muncul
untuk menghentikan Asyur dan melindungi umat-Nya.
Meskipun kita
adalah umat Tuhan, kita harus mengakui bahwa ada kalanya kita juga lepas
kendali dan berdosa terhadap Tuhan. Untuk menyadarkan kita dan membuat
kita mengambil pelajaran, Tuhan mungkin juga membiarkan musuh
mengalahkan kita.
Namun ketahuilah juga bahwa ketika musuh kita
lepas kendali dan berpikir mereka bisa melakukan apa pun yang mereka
suka, maka keadilan dan belas kasihan Tuhan juga akan muncul untuk
menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita, dan Tuhan juga akan mengampuni
kita ketika kita bertobat karena Dia Maha pengasih dan penyayang.
Jadi
Alkitab telah mengungkapkan kepada kita siapa Tuhan sebenarnya, bahwa
Dia akan menghukum kita tetapi itu demi kebaikan kita. Dan bahwa Dia
juga pengasih dan penyayang, seperti yang Yesus tunjukkan kepada kita.
Jadi
marilah kita berjalan di jalan Tuhan dan setia kepada-Nya, dan berbalik
kepada-Nya dalam pertobatan ketika kita berbuat dosa, sehingga kita
dapat menghindari hukuman akibat dosa dan terus mengalami kasih dan
belas kasihan Tuhan kita yang lembut.