Mazmur Tanggapan: Mzm 96:1.3.4.5.7-8.9-10 "Berikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kekuasaan."
Bacaan II: 1Tes 1:1-5b "Kami selalu ingat akan amal imanmu, akan usaha kasihmu, dan ketekunan harapanmu."
Bait Pengantar Injil: Flp 2:15-16 "Hendaklah kamu bersinar di dunia seperti bintang-bintang sambil berpegang pada sabda kehidupan."
Bacaan Injil: Mat 22:15-21 "Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
Credit: JMLPYT/istock.com |
Sebagai umat Katolik, kita percaya bahwa Allah menciptakan dunia dan umat manusia. Allah menciptakan segala sesuatu dengan baik, dan Dia menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Jadi, Allah menciptakan manusia dalam kelimpahan kasih-Nya dan dengan kasih-Nya yang sempurna. Namun, ketika manusia berdosa dan tidak taat kepada Allah, gambar itu menjadi ternoda dan rusak. Akibatnya, manusia tidak lagi mencerminkan rupa Allah. Manusia justru menampilkan wajah dosa dan kejahatan. Itulah kenyataan yang kita lihat di sekeliling kita dan di dalam diri kita sendiri. Akan tetapi, ketika manusia berdosa dan berpaling dari Allah, Dia tidak meninggalkan manusia ataupun membinasakan dunia. Sebaliknya, Allah berjanji untuk menyelamatkan dunia dan umat manusia. Allah berjanji untuk menyelamatkan dunia dan umat manusia dengan datang ke dunia dalam diri Yesus Kristus.
Yesus Kristus adalah Juruselamat kita, dan kita percaya bahwa Yesus Kristus sungguh-sungguh Allah sekaligus sungguh-sungguh manusia. Yesus Kristus datang untuk mewartakan Kabar Baik keselamatan. Yesus mengajar tentang pertobatan dan pengampunan dosa. Dia mengampuni perempuan yang berzina; Dia mengampuni perempuan berdosa yang mengurapi kaki-Nya dan mengeringkannya dengan rambutnya. Dia mengampuni Petrus yang telah menyangkal-Nya. Dia mengampuni orang-orang yang menganiaya-Nya bahkan saat Dia menderita di kayu salib. Injil keselamatan itu juga dinyatakan melalui penyembuhan dan pembebasan. Yesus menyembuhkan orang sakit dan mereka yang menderita berbagai penyakit. Dia menyembuhkan orang buta, orang lumpuh, dan penderita kusta. Dia mengusir roh jahat dari orang-orang yang kerasukan. Jadi, Injil itu diwartakan baik melalui perkataan maupun perbuatan. Dengan demikian, Yesus membawa manusia kembali kepada Allah melalui pertobatan dan pengampunan.





