Bacaan I: Yer 2:1-3.7-8.12-13 "Mereka meninggalkan Daku, sumber air hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor."
Mazmur Tanggapan: Mzm 36:6-7ab.8-9.10-11 "Pada-Mulah, ya Tuhan, ada sumber kehidupan."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25 "Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil."
Bacaan Injil: Mat 13:10-17 "Kalian diberi kurnia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi mereka tidak."
Mazmur Tanggapan: Mzm 36:6-7ab.8-9.10-11 "Pada-Mulah, ya Tuhan, ada sumber kehidupan."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25 "Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil."
Bacaan Injil: Mat 13:10-17 "Kalian diberi kurnia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi mereka tidak."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
| Credit: kvkirillov/istock.com |
Dalam bacaan pertama, maknanya jelas dan langsung. Tuhan, melalui nabi Yeremia, menegur umat-Nya karena tidak setia kepada-Nya. Dan Tuhan tegas dengan firman-Nya ketika Ia berkata, “Sebab umat-Ku berbuat kejahatan ganda: mereka meninggalkan Daku, sumber air yang hidup, dan menggali sendiri kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”
Namun dalam Injil, para murid bertanya kepada Yesus mengapa Ia berbicara kepada orang-orang dalam perumpamaan. Perumpamaan juga merupakan cara lain Tuhan berbicara kepada kita, dan kita perlu merenungkan apa yang Tuhan katakan kepada kita. Perumpamaan memiliki pesan tidak langsung bagi kita dan kita perlu menerapkan pesan perumpamaan tersebut dalam kehidupan kita. Semoga kita dapat melihat dengan mata kita, mendengar dengan telinga kita, memahami dengan hati kita, dan bertobat serta disembuhkan oleh Tuhan. Kemudian kita akan menyadari bahwa Tuhan dekat dan berbicara kepada kita, dan bahwa Dia ingin kita tahu bahwa Dia mengasihi kita.




