Mazmur Tanggapan: Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6 "Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya."
Bait Pengantar Injil: Mat 4:19 "Mari, ikutlah Aku, sabda Tuhan, dan kalian akan Kujadikan penjala manusia."
Bacaan Injil: Luk 5:1-11 "Mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus."
Dalam kisah Injil, ketika Yesus meminta Petrus untuk pergi ke perairan yang lebih dalam dan menebarkan jala untuk menangkap ikan, Petrus tentu harus mempertimbangkan apakah hal itu sepadan. Pergi ke perairan dalam jelas mengandung risiko, dan bagaimana jika setelah melakukannya, ternyata tidak ada hasil tangkapan sama sekali? Namun, entah bagaimana, Petrus memutuskan untuk mengambil risiko itu—mungkin sebuah risiko yang telah diperhitungkan—dan hasilnya ternyata sangat menguntungkan. Petrus pun menyadari bahwa meskipun ia seorang nelayan profesional, ia tetap bisa belajar sesuatu dari Yesus. Sebagaimana disampaikan dalam bacaan pertama, jika kita merasa diri kita bijak menurut standar duniawi, Allah tetap dapat menunjukkan bahwa hikmat-Nya jauh lebih besar daripada hikmat kita. Kita diingatkan bahwa jalan-jalan Allah bukanlah jalan-jalan kita, dan pikiran Allah bukanlah pikiran kita. Ketika kita memahami hal itu, kita akan menerima jalan-jalan Allah, bahkan jika ada risiko yang harus dihadapi.







