Bacaan I: 1Sam 9:1-4.17-19;10:1a "Inilah orang yang disebut-sebut Tuhan! Inilah Saul yang akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Nya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 21:2-3, 4-5, 6-7 "Ya Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita."
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19 "Tuhan mengutus Aku mewartakan Injil kepada orang yang hina dina dan memberitakan pembebasan kepada orang tawanan."
Bacaan Injil: Mrk 2:13-17 "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 21:2-3, 4-5, 6-7 "Ya Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita."
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19 "Tuhan mengutus Aku mewartakan Injil kepada orang yang hina dina dan memberitakan pembebasan kepada orang tawanan."
Bacaan Injil: Mrk 2:13-17 "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Baru-baru ini saya merenungkan esai yang ditulis Paus Fransiskus sebelum beliau menjadi Paus, ketika beliau masih menjadi Uskup Agung Buenos Aires di Argentina. Sebagai permulaan, kita ingat bahwa beliau telah memberi tahu kita semua bahwa lukisan favoritnya di dunia adalah "Panggilan Matius" karya Caravaggio, yang sebenarnya tergantung di Gereja St. Louis di Roma, yang menggambarkan kisah ini. Dan beliau menulis esai yang sangat menarik dan indah, dan sangat layak untuk direnungkan. Sayangnya, saya tidak ingat judul pastinya, tetapi intinya adalah beliau mengatakan, berbuat dosa, ya, tetapi korupsi, tidak. Dan yang beliau maksudkan adalah kita harus cukup rendah hati untuk mengetahui bahwa setiap saat kita dapat jatuh ke dalam dosa, dan semoga bukan dosa besar, tetapi kita adalah orang berdosa.
Ketika kita berdoa Salam Maria, kita memohon Bunda Maria untuk berdoa bagi kita orang berdosa, dan kita dapat berbuat dosa. Jika kita berpikir kita tidak dapat berbuat dosa, itu sendiri adalah dosa, karena itu adalah dosa kesombongan-kesombongan rohani. Namun, itu adalah satu hal, dan untuk menyadarinya, untuk bersikap rendah hati, untuk bertobat ketika kita melakukannya, dan tentu saja untuk sering datang ke Sakramen Pengakuan Dosa. Apa yang Paus Fransiskus ingatkan kepada kita sebagai sesuatu yang harus kita takuti dan waspadai adalah apa yang disebutnya korupsi.




