Bacaan I: 2Sam 18:9-10.14b.24-25a.30-19:3 "Daud meratapi kematian Absalom."
Mazmur Tanggapan: Mzm 86:1-2.3-4.5-6 "Sendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, dan jawablah aku."
Bait Pengantar Injil: Mat 8:17 "Yesus memikul kelemahan kita, dan menanggung penyakit kita."
Bacaan Injil: Mrk 5:21-43 "Hai anak, Aku berkata kepadamu: Bangunlah!"
Mazmur Tanggapan: Mzm 86:1-2.3-4.5-6 "Sendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, dan jawablah aku."
Bait Pengantar Injil: Mat 8:17 "Yesus memikul kelemahan kita, dan menanggung penyakit kita."
Bacaan Injil: Mrk 5:21-43 "Hai anak, Aku berkata kepadamu: Bangunlah!"
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
![]() |
| François Boucher, “Santo Petrus Mencoba Berjalan di Atas Air”, 1766 (foto: Domain Publik) |
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini kita merenungkan bagian-bagian Kitab Suci tentang kasih yang besar yang dimiliki seorang orang tua terhadap anaknya, dan juga bagaimana Allah telah menunjukkan kepada kita semua kasih dan kebaikan-Nya yang besar, dengan melimpahkan kasih dan belas kasihan-Nya yang selalu murah hati kepada kita semua anak-anak dan orang-orang yang dikasihi-Nya. Kita diingatkan bahwa kita harus menghargai kasih tanpa syarat dan murah hati yang kita miliki, yang telah ditunjukkan oleh Raja Daud dalam kasihnya kepada putranya Absalom, meskipun Absalom telah memberontak terhadapnya dan ingin menggulingkannya, di antara hal-hal keji lainnya yang telah dilakukan putra yang bandel ini kepada ayahnya. Itulah sebabnya mengapa sebagai orang Katolik, kita semua dipanggil untuk menunjukkan kasih dengan cara yang sama kepada saudara-saudari kita di sekitar kita, terutama kepada semua orang yang benar-benar kita kasihi dan sayangi.




