Bacaan I: Yeh 18:21-28 "Adakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? Bukankah kepada pertobatannya Aku berkenan supaya ia hidup?"
Mazmur Tanggapan: Mzm 130:1-2.3-4ab.4c-6.7-8; R:lh.7 "Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan?"
Bait Pengantar Injil: Yeh 18:31 "Buanglah daripada-Mu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku, sabda Tuhan, dan perbaharuilah hati serta rohmu."
Bacaan Injil: Mat 5:20-26 "Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 130:1-2.3-4ab.4c-6.7-8; R:lh.7 "Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan?"
Bait Pengantar Injil: Yeh 18:31 "Buanglah daripada-Mu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku, sabda Tuhan, dan perbaharuilah hati serta rohmu."
Bacaan Injil: Mat 5:20-26 "Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu."
warna liturgi ungu
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, seperti yang kita ketahui, masa Prapaskah adalah waktu rekonsiliasi dengan Tuhan. Ini adalah waktu pertobatan dan perubahan, dan waktu di mana kita memohon kepada Tuhan bukan hanya untuk mengampuni dosa-dosa kita dan menyucikan kita, tetapi juga untuk membantu kita dipenuhi dengan rahmat yang kita butuhkan untuk lebih dekat dengan-Nya. Tetapi seperti yang Yesus ingatkan kepada kita dalam Injil hari ini, itu juga mencakup rekonsiliasi dan perdamaian dengan saudara-saudari kita di dunia.
Ini juga bukan hanya tentang memohon pengampunan dari Tuhan, tetapi juga memiliki semangat pengampunan dan belas kasihan satu sama lain. Itulah sebabnya jika kita memikirkannya, jika dalam Misa, dalam struktur liturgi, salah satunya, tentu saja, ketika kita memiliki doa damai, kita memiliki doa damai tepat sebelum saat kita akan menerima Raja Damai dalam Komuni Kudus. Pada saat itu, kita tidak hanya terbuka terhadap damai sejahtera Allah, tetapi kemudian kita saling memberi tanda damai, seperti yang Yesus katakan kepada kita di sini.




