Bacaan I: Kis 4:23-31 "Ketika para rasul berdoa, mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani."
Mazmur Tanggapan: Mzm 2:1-3.4-7a.7b-9 "Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Mu, ya Tuhan."
Bait Pengantar Injil: Kol 3:1 "Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah."
Bacaan Injil: Yoh 3:1-8 "Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
Mazmur Tanggapan: Mzm 2:1-3.4-7a.7b-9 "Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Mu, ya Tuhan."
Bait Pengantar Injil: Kol 3:1 "Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah."
Bacaan Injil: Yoh 3:1-8 "Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Ingatkah Anda selama Masa Prapaskah, bacaan-bacaan liturgi dalam Misa Harian mengisyaratkan penyaliban dan kebangkitan Yesus yang akan datang? Itu adalah tema tentang apa yang harus kita nantikan dengan penyaliban, kematian, dan kebangkitan Yesus. Nah, perhatikan sekarang, di masa Paskah, bacaan-bacaan kita dari Alkitab dalam Misa Harian akan mulai mengisyaratkan kedatangan Roh Kudus. Benar juga hari ini dalam Kisah Para Rasul dan dalam pengajaran Yesus kepada Nikodemus, baik para Rasul maupun Yesus berbicara tentang Roh Kudus.
Dalam bacaan pertama, kita merenungkan tentang momen tepat setelah Santo Petrus dan Santo Yohanes, dua dari Dua Belas Rasul, dibebaskan dari penahanan dan interogasi oleh Sanhedrin karena tindakan mereka melakukan mukjizat yang luar biasa di Gerbang Indah Bait Suci Yerusalem, di mana mereka menyembuhkan seorang pria lumpuh yang duduk di sana dalam nama Tuhan Yesus dan Juruselamat yang telah bangkit, ketika Sanhedrin secara tegas melarang siapa pun untuk menyebut Nama Tuhan atau melakukan apa pun dalam Nama-Nya, setelah mereka menghukum Dia mati dan menyalibkan-Nya, dan terutama pada saat itu, ketika mereka sedang menghadapi desas-desus tentang Kebangkitan Tuhan dari antara orang mati.




