Bacaan I: Kis 5:34-42 "Para rasul bergembira karena mereka dianggap layak menderita penghinaan oleh karena nama Yesus."
Mazmur Tanggapan: Mzm 27:1.4.13-14; Ul:4b "Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, diam di rumah Tuhan seumur hidupku."
Bait Pengantar Injil: Mat 4:4b "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Bacaan Injil: Yoh 6:1-15 "Yesus membagi-bagikan roti kepada orang banyak yang duduk di situ, sebanyak mereka kehendaki."
Mazmur Tanggapan: Mzm 27:1.4.13-14; Ul:4b "Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, diam di rumah Tuhan seumur hidupku."
Bait Pengantar Injil: Mat 4:4b "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Bacaan Injil: Yoh 6:1-15 "Yesus membagi-bagikan roti kepada orang banyak yang duduk di situ, sebanyak mereka kehendaki."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita melihat bagian yang indah tentang pemberian makan ribuan orang, penggandaan roti secara ajaib, yang tentu saja merupakan pendahuluan Ekaristi, dan tentu saja menunjukkan kemurahan hati Yesus untuk penghidupan kita, kehidupan kita sehari-hari. Tetapi ada sesuatu yang indah tentang detail khusus yang diberikan Yohanes kepada kita, Injil Yohanes, yaitu tentang anak laki-laki yang memiliki roti dan ikan. Dan betapa itu benar-benar pelajaran yang ingin Yesus berikan kepada kita. Karena tentu saja Yesus bisa saja melakukan itu, Dia bisa saja begitu saja memberikan kita, memberikan semua orang roti dan ikan dan segala sesuatu yang Dia inginkan. Tetapi ada sesuatu yang penting tentang Dia yang setuju untuk mengambil sedikit roti dan sedikit ikan yang dimiliki anak kecil ini, dan dari situ melipatgandakannya untuk memberi makan ribuan orang. Karena itu adalah pengingat tentang kita semua bahwa Dia ingin memberi, agar kita memberikan sedikit yang kita miliki, dan ketika kita memberikannya kepada-Nya karena kasih dan kemurahan hati agar Dia dapat menggunakannya sesuai keinginan-Nya, seperti yang Dia lakukan dengan apa yang dimiliki anak kecil ini, maka Dia dapat melakukan mukjizat.




