| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Juli 15, 2024

Selasa, 16 Juli 2024 Hari Biasa Pekan XV

Bacaan I: Yes 7:1-9 "Jika kalian tidak percaya, niscaya kalian tidak teguh jaya."
       
Mazmur Tanggapan: Mzm 48:2-3a.3b-4.5-6.7-8 "Allah menegakkan kota-Nya untuk selama-lamanya."
 
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8 "Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah sabda Tuhan."
 
Bacaan Injil: Mat 11:20-24 "Pada hari penghakiman tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu."
         

warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini  
 
Credit:HuyNguyenSG /istock.com
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini Kitab Suci pertama-tama menyebutkan kepada kita, jaminan Tuhan kepada umat-Nya di kerajaan Yehuda, yang dipimpin oleh raja Ahas bahwa Dia akan menyertai mereka terlepas dari pertentangan dan kesulitan yang mereka hadapi. pada saat itu. Saat itu banyak musuh yang bangkit melawan Yehuda, terdiri dari kerajaan Aram dan kerajaan Israel di utara. Kedua kerajaan tersebut bersekutu dalam rencana untuk menghancurkan Yehuda.

Orang-orang tidak beriman kepada Tuhan, karena mereka sering tidak menaati Dia dan menyembah berhala dan dewa-dewa kafir daripada menyembah Dia. Semua ini telah mereka lakukan, padahal Allah telah melakukan begitu banyak perbuatan baik dan mukjizat di antara manusia. Dia telah melepaskan mereka dari tangan mantan majikan mereka di Mesir yang memperbudak bangsa Israel selama bertahun-tahun, dan musuh-musuh Israel, seperti bangsa Amalek, Filistin dan banyak lainnya dikalahkan oleh kuasa Tuhan.

Mereka tidak memiliki iman yang bertahan lama, dan sikap suam-suam kuku serta kesibukan mereka dalam urusan duniawi akhirnya menggoda mereka untuk meninggalkan jalan yang telah Tuhan tunjukkan kepada mereka. Itu karena hati mereka tidak dipenuhi kasih dan keinginan untuk mencintai Tuhan, melainkan kesombongan, keegoisan, dan segala macam kejahatan yang menghalangi mereka untuk beriman sejati.


Dalam bacaan Injil hari ini, permasalahan yang sama juga dihadapi oleh Tuhan Yesus, Allah dan Juruselamat kita, yang pergi menemui umat-Nya di berbagai penjuru Galilea, melakukan mukjizat dan melakukan banyak perbuatan baik di hadapan orang banyak. Ia menyembuhkan orang sakit, termasuk ibu Santo Petrus di antara mereka, membuka mata orang buta, membuka lidah orang bisu, dan membuka telinga orang tuli. Bahkan Dia membangkitkan orang dari kematian, seperti yang Dia lakukan terhadap putri Yairus, anak janda Naim dan masih banyak lagi.

Terlepas dari semua tanda yang jelas ini, banyak orang masih menolak untuk mendengarkan Tuhan atau percaya kepada-Nya. Mereka meragukan Dia dan beranggapan bahwa Dia mengenal Dia, terutama mereka yang telah mengenal Dia di Nazaret dan telah melihat Dia bertumbuh di tengah-tengah mereka, dan oleh karena itu, berasumsi bahwa Dia tidak dapat melakukan semua perbuatan ajaib itu sendirian, dan meragukan Dia.

Mereka gagal untuk percaya kepada-Nya, karena mereka terlalu fokus pada hal-hal duniawi, dan memandang segala sesuatu dari sudut pandang dunia. Mereka membiarkan diri mereka terombang-ambing oleh kepalsuan dan segala kebohongan yang Setan tempatkan dalam hati mereka untuk membuat mereka ragu dan mengeraskan hati dan pikiran mereka terhadap Tuhan yang berusaha berbicara kepada mereka dan menunjukkan kebenaran kepada mereka.

Sekarang, saudara-saudari seiman dalam Kristus, setelah mendengar kisah-kisah dalam Kitab Suci yang menceritakan kepada kita apa yang terjadi selama tahun-tahun Perjanjian Lama, dan pada saat Tuhan Yesus melaksanakan pelayanan-Nya di dunia, kita semua dipanggil untuk merenung. pada sikap kita sendiri dalam hidup dan bagaimana kita menjalani hidup kita sejauh ini. Apakah kita setia kepada Tuhan, atau malah menjalani hidup dengan cara kita sendiri?

Semoga Tuhan menyertai kita dan menjadi Pembimbing kita, sehingga sepanjang pergumulan dan perjalanan hidup kita, dan meskipun tantangan dan kesengsaraan menghadang, kita akan selalu tetap kuat dan teguh dalam iman dan pengabdian kita kepada Tuhan. Marilah kita semua berjuang dengan iman yang diperbarui, hari demi hari, untuk semakin setia kepada Tuhan dalam hidup kita. Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.