| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

April 28, 2025

Selasa, 29 April 2025 Peringatan Wajib St. Katarina dari Siena

 

Bacaan I: Kis 4:32-37 "Mereka sehati dan sejiwa."

Mazmur Tanggapan: Mzm 93:1ab.1cd-2.5 "Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan!"

Bait Pengantar Injil: Yoh 3:14b.15 "Anak Manusia harus ditinggikan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."

Bacaan Injil: Yoh 3:7b-15 "Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia."
          
warna liturgi putih

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau silakan klik tautan ini 
 
 
SF Diocese

 
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita merenungkan bagian-bagian Kitab Suci yang mengingatkan kita masing-masing tentang hal-hal yang harus kita semua lakukan dalam kehidupan kita masing-masing sebagai orang Katolik, yaitu sebagai anggota komunitas Gereja kita yang satu, komunitas Tubuh Kristus. Kita semua ambil bagian iman yang sama kepada Tuhan Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita, yang telah menyatakan di hadapan Nikodemus orang Farisi yang setia, apa yang akan Dia lakukan demi seluruh umat manusia, dalam bagian Injil hari ini.

Tuhan menyatakan kasih Allah yang mahakuasa dan kekal bagi kita semua umat manusia, bahwa meskipun kita masing-masing telah berdosa dan memberontak terhadap-Nya, tetapi Allah tetap 'begitu mengasihi dunia', sehingga Dia mengutus kita semua seorang Juruselamat, dalam bentuk Putra Terkasih-Nya sendiri, Tuhan kita Yesus sendiri, sehingga melalui Dia semua orang dapat memiliki harapan baru tentang kehidupan kekal dan penebusan melalui keselamatan yang telah Dia bawa ke dunia ini.

Dan Dia juga mengungkapkan bagaimana Dia akan melakukan ini dengan diangkat tinggi seperti saat ular tembaga milik Musa diangkat di padang gurun. Dalam kejadian itu, orang-orang Israel selama Keluaran mereka dari Mesir dan perjalanan menuju Tanah Perjanjian menolak untuk percaya kepada Tuhan dan memberontak terhadap-Nya. Akibatnya, Tuhan mengirimkan ular-ular berapi yang menggigit banyak orang di antara mereka dan banyak yang mati karena ular-ular itu.


Ketika orang-orang bertobat dan memohon pengampunan Tuhan, Tuhan menunjukkan kasih, belas kasihan-Nya dengan meminta Musa untuk membuat patung ular dari perunggu dan memasangnya di atas tongkat yang tinggi, sehingga setiap orang yang telah digigit ular dan melihat ular tembaga itu tidak akan mati tetapi tetap hidup. Tuhan melakukan ini sebagai gambaran awal dari apa yang akan Dia lakukan sendiri, untuk keselamatan seluruh umat manusia, melalui Yesus, Tuhan kita.

Karena Tuhan Yesus juga diangkat tinggi di kayu Salib, menanggung semua dosa dan kesalahan kita yang seharusnya menjadi kehancuran dan kebinasaan kita. Ia mengumpulkan semuanya itu di atas diri-Nya dan menderita demi kita, sehingga melalui penderitaan dan kematian-Nya, Ia dapat melepaskan kita dan membebaskan kita dari belenggu dosa dan karenanya dari kematian dan kehancuran yang telah ditakdirkan bagi kita. Dan Ia telah dengan rela menanggung semua ini, semua penderitaan, kepedihan, dan penderitaan karena kasih-Nya bagi kita masing-masing.

Kasih inilah yang ditiru oleh para Rasul dan para pengikut Kristus lainnya dalam kehidupan mereka sendiri, yang juga sesuai dengan apa yang Ia sendiri perintahkan kepada para pengikut-Nya untuk dilakukan, yaitu mengasihi satu sama lain sebagaimana mereka mengasihi diri mereka sendiri, dan mengasihi satu sama lain dan melayani satu sama lain, sama seperti Tuhan telah mengasihi mereka dan melayani mereka. Itulah sebabnya dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar tentang bagaimana komunitas-komunitas Kristen yang paling awal hidup, mengasihi dan memperhatikan kebutuhan orang lain, dan berbagi berkat-berkat yang telah Tuhan berikan kepada mereka.

Semoga Tuhan selalu menyertai kita, dan semoga Dia memberdayakan kita untuk hidup dengan setia dan berjalan dengan semangat di jalan yang telah Dia tunjukkan kepada kita. Semoga Dia memberkati kita semua upaya kita, sekarang dan selamanya. Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.