Bacaan I: 2Sam 7:1-5.8b-12.16 "Kerajaan Daud akan kokoh untuk selama-lamanya dihadapan Tuhan."
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.4-5.27-29; R: 2a
Bait Pengantar Injil: O Tuhan, Cahaya abadi dan Surya keadilan, datanglah, dan terangilah mereka yang duduk dalam kegelapan dan bayangan maut.
Bacaan Injil: Luk 1:67-79 "Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang."
Bait Pengantar Injil: O Tuhan, Cahaya abadi dan Surya keadilan, datanglah, dan terangilah mereka yang duduk dalam kegelapan dan bayangan maut.
Bacaan Injil: Luk 1:67-79 "Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang."
warna liturgi ungu
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Dalam Injil hari ini, kita membaca kisah kidung Zakharia yang menggendong bayi Yohanes Pembaptis di lengannya saat ia menyampaikan nubuat tentang segala sesuatu yang akan datang dan berbicara langsung kepada anak itu tentang bagaimana ia akan berperan sebagai nabi Yang Mahatinggi dalam mengantarkan kedatangan Yesus Sang Juruselamat dan memperkenalkan-Nya di dunia. Dan sesuatu yang ia katakan di sini yang harus kita perhatikan adalah bahwa ia mengingatkan kita bahwa fajar dari atas akan menyingsing atas kita untuk menerangi mereka yang tinggal dalam kegelapan dan bayang-bayang kematian.
Penting bagi kita untuk mengingat bahwa Natal pertama, kedatangan Yesus dan kelahiran di Betlehem bukanlah Natal yang diterangi oleh lampu dan dekorasi. Itu bukanlah film Home Alone. Itu bukanlah perayaan besar seperti yang kita lihat sekarang. Itu sebenarnya adalah masa yang sangat sulit bagi semua orang yang tinggal di sana. Itu adalah masa di mana ada banyak kegelapan di negeri itu dan cara orang-orang ditindas dan tentu saja tanpa Mesias. Itu adalah masa di mana semua orang sangat mendambakan terang dunia untuk datang ke dalam kegelapan mereka. Dan dalam banyak hal, tentu saja, hal yang sama juga terjadi pada kita.
Meskipun, tentu saja, sekarang kita merayakan Natal dan segalanya, kenyataannya adalah kita masih memiliki kegelapan dalam hidup kita dan terkadang kita bahkan melihatnya lebih jelas selama masa sukacita ini. Hal itu bahkan dapat memperbesar masalah seperti yang kita alami dengan cuaca. Banyak orang, mungkin beberapa dari Anda terjebak dan itu adalah sesuatu yang, tentu saja, terjadi dan kita mungkin merasa cemas dan gelap serta membutuhkan sukacita yang kita harapkan akan kita miliki di Natal.
Tetapi itulah sebabnya, tentu saja, kita harus fokus pada terang sejati yang datang kepada kita, yaitu Yesus Kristus sendiri, yang merupakan terang dunia yang datang untuk menerangi kegelapan pribadi kita serta kegelapan dunia. Dan itulah yang kita sambut. Kita menyambut-Nya pertama-tama di tempat kita paling membutuhkan-Nya dalam hidup kita.
Dan di situlah Dia ingin datang dan membawa kedamaian dan terang-Nya kepada kita, dan segala sesuatu yang ingin Dia berikan untuk membantu kita melewati kegelapan bersama-Nya. Jadi, karena Natal akan tiba malam ini, marilah kita semua terbuka terhadap terang dunia yang akan lahir di antara kita. Tuhan memberkati kita semua. (EQSXXII/LUMEN CHRISTI.ID)




.jpg)