Bacaan I: 1Yoh 2:18-21 "Kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus dan dianugerahi pengetahuan."
Mazmur Tanggapan: Mzm 96:1-2. 11-12. 13
Bait Pengantar Injil: Yoh 1:14,12b "Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita. Semua orang yang menerima Dia diberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah."
Bacaan Injil: Yoh 1:1-18 "Firman telah menjadi manusia."
Mazmur Tanggapan: Mzm 96:1-2. 11-12. 13
Bait Pengantar Injil: Yoh 1:14,12b "Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita. Semua orang yang menerima Dia diberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah."
Bacaan Injil: Yoh 1:1-18 "Firman telah menjadi manusia."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, meskipun kita masih berada di oktaf Natal, dan memang pantas untuk mengucapkan Selamat Natal kepada semua orang, dan saya harap kita melakukannya sepanjang masa Natal, malam ini kita mungkin bisa mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026. Bagaimanapun, kita berada di ambang pintu tahun 2026. Dan di banyak tempat sudah mempersiapkan perayaan Tahun Baru, seluruh dunia bersiap untuk perayaan tengah malam itu.
Orang-orang malam ini mungkin akan berbondong-bondong ke acara car free night atau hotel atau restoran mulai, dan mereka akan menghabiskan sepanjang hari untuk menantikan pergantian tahun. Jadi kita meninggalkan tahun 2025 dan memasuki tahun 2026, dan mungkin bertanya pada diri sendiri, apa yang Gereja ingin kita bawa dari satu tahun ke tahun berikutnya? Dan mungkin Injil hari ini memberi kita sedikit petunjuk. Ini dari awal Injil Santo Yohanes, dan kita menyebutnya prolog Santo Yohanes.
Ketika saya masih kecil, ketika saya menjadi putra altar, melayani Misa dalam bahasa Latin 1962, ngomong-ngomong, begitulah cara saya belajar melayani Misa, itu biasanya dibaca tepat sebelum para imam dan pelayan meninggalkan panti imam. Dan dalam arti yang sebenarnya, itu dimaksudkan sebagai berkat untuk membawa kita ke dunia. Praktik membaca prolog Injil Yohanes ini dilakukan pada akhir Misa, tepat setelah berkat penutup dan rumusan Ite, missa est (Pergilah, misa sudah selesai). Praktik ini merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak Abad Pertengahan dan diresmikan sebagai praktik universal dalam Misale Pius V tahun 1570
Tetapi pada masa itu adalah prolog Yohanes. Kita memiliki Sabda itu dalam pikiran dan hati kita untuk pergi ke dunia dan menjadikannya tempat yang sedikit lebih baik. Dan mungkin karena alasan yang sama kita membaca atau mendengarnya hari ini, pada hari terakhir tahun masehi, dalam arti yang sebenarnya, sebuah berkat yang dapat kita bawa dari tahun 2025 ke tahun 2026. (LMXXIV/LUMENCHRISTI)
Pada penghujung tahun ini marilah kita daraskan atau nyanyikan madah Te deum (Puji Syukur No. 669)
Allah Tuhan kami. *
Engkau kami muliakan.
Dikau Bapa yang kekal seluruh sujud pada-Mu.
Para malaikat serta segala isi surga bermadah:
Kerubim dan serafim tak kunjung putus memuji Dikau:
Kudus. Kudus. Kuduslah Tuhan Allah segala kuasa.
Langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu!
Kau dimuliakan kalangan para rasul.
Kau diluhurkan rombongan para nabi.
Engkau dipuji barisan para martir.
Engkau dipuji Gereja kudus di seluruh dunia.
Bapa sungguh mahakuasa.
Putra Bapa yang tunggal yang patut disembah.
Roh Kudus pula, Penghibur umat Allah.
Kristus raja nan jaya, Engkaulah Putra Bapa yang kekal.
Untuk menebus kami Kaujadikan manusia,
sudi dikandung Santa Perawan.
Kuasa maut Kaukalahkan,
Kau buka pintu surga bagi umat beriman.
Kau bertakhta dengan mulia di sisi kanan Bapa.
Dikaulah Hakim yang akan datang.
Maka kami mohon tolonglah hamba-Mu yang Kautebus dengan darah-Mu sendiri.
Satukanlah kami dengan orang kudus dalam kemuliaan-Mu.
Amin.




