| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Januari 18, 2026

Senin, 19 Januari 2026 Hari Biasa Pekan II

 
Credit:ThamKC/istock.com

Bacaan I: 1Sam 15:16-23 "Mengamalkan sabda Tuhan lebih baik daripada kurban sembelihan. Maka Tuhan telah menolak engkau sebagai raja."
 
Mazmur Tanggapan: Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23 "Orang yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah."

Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12 "Sabda Allah itu hidup dan kuat. Sabda itu menguji segala pikiran dan maksud hati."

Bacaan Injil: Mrk 2:18-22 "Pengantin itu sedang bersama mereka."
 
 
warna liturgi hijau   

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
   
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, saya pikir kita menemukan sepanjang pelayanan Yesus, Dia pasti menemui banyak orang yang mengeluh. Banyak sekali pada zamannya yang merasa tidak puas dengan satu atau lain hal. Dan tahukah Anda, bukannya bersyukur karena ditawari sesuatu yang ajaib seperti kehadiran Yesus di tengah-tengah mereka, mereka malah terjebak dalam sikap rewel.
  
Jadi, di seluruh Injil kita mempunyai contoh-contoh kritik yang dilontarkan orang. Misalnya saja, pergaulan yang Yesus jalani, atau aturan-aturan yang mengatur puasa, atau bagaimana seharusnya hari Sabat dipelihara. Anda hampir bisa mendengar Yesus berkata, atau membayangkan Dia berpikir, berhenti mengeluh, namun benar-benar merasakan kehadiran janji Yang Mahakudus.
 
Yesus mengatakan bahwa agar orang-orang benar-benar mencintai-Nya dan mengabdikan diri mereka kepada-Nya, maka mereka harus meninggalkan cara yang salah.  Kita mempunyai pilihan,, apakah kita ingin mengikuti jejak raja Saul, atau orang-orang Farisi dan ahli Taurat, yang tidak menaati Tuhan karena mereka tidak menjadikan Tuhan sebagai fokus dan pusat dari tindakan mereka. kehidupan mereka? Atau apakah kita mau menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya dan belajar mengasihi Dia dengan segenap hati dan segenap kekuatan kita?
 
Saudara-saudara, dengan percaya pada kasih pemeliharaan Allah, marilah kita menyampaikan kebutuhan kita kepada-Nya. 
 
Bagi Gereja, Umat Allah, semoga Tuhan terus membantu kita masing-masing dengan setia menghidupi panggilan baptisan kita. Mari kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu

Bagi para pemimpin dan pejabat publik, semoga Tuhan menuntun hati mereka dalam mengambil keputusan yang adil dan bijaksana, marilah kita berdoa. 

Bagi mereka yang menderita akibat perang atau kekerasan, semoga Tuhan memberi mereka keselamatan dan kedamaian, marilah kita berdoa. 

Bagi komunitas beriman ini, semoga Kristus terus mendekatkan kita kepada-Nya, marilah kita berdoa.

Dan bagi semua yang telah meninggal dunia, semoga mereka beristirahat dalam cahaya abadi Tuhan selama-lamanya di surga, marilah kita berdoa.  

Bapa di Surga, dengarkan doa yang kami panjatkan dan jawablah dengan cara yang akan membawa kami lebih dekat kepada-Mu saat kami berdoa dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin. (LM/LUMEN CHRISTI.ID)

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.