Mazmur Tanggapan: Mzm 86:1-2.3-4.5-6 "Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu."
Bait Pengantar Injil: Yeh 33:11 "Aku tidak berkenan akan kematian orang fasik, melainkan akan pertobatannya supaya ia hidup."
Bacaan Injil: Luk 5:27-32 "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa supaya mereka bertobat."
warna liturgi ungu
Selama masa Prapaskah, kita tidak boleh melupakan bahwa salah satu alasan utama kita menjalani masa yang sangat penting ini dalam setahun adalah untuk pertobatan dan perubahan hidup. Ini adalah waktu bagi kita untuk mengakui semua cara di mana kita membiarkan aspek-aspek tertentu, perilaku, sikap, kelalaian, dan sebagainya memengaruhi hubungan kita dengan Tuhan dan memengaruhi cara kita mengasihi Tuhan dan sesama, dan ini adalah waktu bagi kita untuk mengakui, bertobat, dan membiarkan Tuhan kita sepenuhnya datang dan menyembuhkan kita kembali untuk menjadikan kita yang terbaik dari diri kita, sesuatu yang harus terus kita kembangkan sepanjang hidup kita. Oleh karena itu, sungguh menggembirakan ketika kita mendengar kata-kata Yesus ini bahwa Ia datang bukan untuk mereka yang sehat tetapi untuk mereka yang sakit.
Ia datang bukan untuk mereka yang benar tetapi untuk orang berdosa. Dan kabar baiknya adalah bahwa itu melibatkan kita semua karena, tentu saja, pada tingkat yang berbeda, tetapi pada suatu titik, kita semua adalah orang berdosa dan selalu membutuhkan perubahan dan pertobatan. Jika kita tidak menganggap diri kita berdosa, maka kita jatuh ke dalam dosa kesombongan rohani, yang sebenarnya merupakan salah satu dosa terburuk. Jadi, kita harus selalu tahu bahwa Dia telah datang untuk kita dan bahwa Dia ingin menyembuhkan kita. Karena itu, penting bagi kita di masa ini, di mana kita berusaha melakukan yang terbaik dan lebih banyak berdoa, berpuasa, dan memberi sedekah, di masa ini di mana kita berusaha semakin dekat dengan-Nya, untuk mengakui bahwa kita membutuhkan Dia sebagai tabib jiwa kita, sebagai Juruselamat kita. Dan untuk mengetahui bahwa, tentu saja, kita harus melakukan bagian kita dalam melakukan pemeriksaan batin dan pergi ke pengakuan dosa dan sebagainya, dan terutama ketika kita sangat menyadari pola-pola terlemah dalam hidup kita.
Tetapi kita juga harus tahu bahwa hanya ada begitu banyak hal tentang diri kita yang Dia ketahui dan yang ingin Dia sembuhkan. Dia tahu hidup kita, sejarah kita. Dia tahu luka-luka kita. Dia bahkan tahu genetika kita. Dia tahu hal-hal yang telah memicu kita sepanjang hidup kita. Dia tahu hal-hal yang menyebabkan kita memiliki perilaku-perilaku ini. Dia tahu jauh lebih banyak lagi. Tentu saja, bagi kita, kita biasanya harus berpegang pada hitam dan putih dosa-dosa kita karena kita tidak banyak mengerti, dan itulah yang kita bawa ke ruang pengakuan dosa. Tetapi Dia tahu begitu banyak tentang kematian batin jiwa dan pikiran kita, ingatan kita, dan setiap aspek kehidupan kita, bahkan generasi keluarga kita. Dan Dia tahu dan Dia ingin kita datang kepada-Nya dengan percaya kepada-Nya, bahwa Dia akan memberi kita diagnosis seperti seorang dokter yang ingin menyembuhkan kita. Dan semakin kita mendekat kepada-Nya, semakin kita berpaling kepada-Nya dan mempercayai-Nya, semakin kita mengizinkan-Nya untuk melakukan operasi semacam itu dalam diri kita sehingga kita benar-benar dapat menjadi orang-orang yang Dia ciptakan untuk bersinar terang. Dan kemudian ada juga bagian lain dari keseluruhan hal ini.
Yaitu fakta bahwa Dia juga mengetahui potensi yang dimiliki setiap orang dari kita untuk menjadi orang kudus. Dan sungguh indah bagaimana kita melihat di sini bagaimana Dia berjalan di jalan dan Dia memperhatikan Lewi, pemungut pajak. Dia memperhatikannya. Dia melihatnya. Ia melihat segala sesuatu yang salah pada dirinya saat itu, bahkan sampai-sampai ia memilih salah satu karier terburuk yang mungkin terjadi pada zamannya, yang paling diskriminatif. Tetapi Ia juga memperhatikan siapa dirinya seharusnya. Ia seharusnya menjadi Santo Matius. Dan Ia menyadari bahwa itulah yang Ia inginkan untuknya. Dan hal yang sama juga Ia lakukan untuk kita. Ia tidak hanya memperhatikan kita dan apa yang perlu Ia sembuhkan, Ia juga memperhatikan potensi yang Ia ketahui kita miliki dalam karunia yang telah Ia berikan kepada kita dan siap Ia berikan kepada kita untuk menjadi orang-orang kudus yang Ia inginkan, untuk melakukan misi yang tepat yang Ia inginkan dalam membawa kasih-Nya ke dunia ini. Jadi marilah kita bersukacita karena kita memiliki Juruselamat yang ingin memperhatikan kita dalam setiap aspek kehidupan kita, yang baik dan yang buruk, apa yang perlu disembuhkan, apa yang perlu dipelihara, apa yang perlu dipulihkan, segala sesuatu dalam hidup kita. Dan Ia ingin melakukannya bersama kita.
Marilah kita percaya kepada-Nya dalam hal ini dan marilah kita memanfaatkan masa Prapaskah yang penuh rahmat ini untuk memulai perjalanan indah penyembuhan, pembaharuan, dan pertobatan. Tuhan memberkat. (EQS)
Dan bagi semua umat beriman yang telah meninggal, khususnya bagi jiwa ........, semoga Kristus segera menyambut mereka ke dalam perjamuan surgawi-Nya. Marilah kita mohon.




