| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Mei 03, 2026

Senin, 04 Mei 2026 Hari Biasa Pekan V Paskah

 
Bacaan I: Kis 14:5-18 "Kami memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia dan berbalik kepada Allah yang hidup."

Mazmur Tanggapan: Mzm 115:1-2.3-4.15-16; Ul: 1 "Bukan kepada kami, ya Tuhan, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan."

Bait Pengantar Injil: Yoh 14:26 "Roh Kudus akan mengajarkan segala sesuatu kepada kamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu."

Bacaan Injil: Yoh 14:21-26 "Penghibur yang akan diutus oleh Bapa, Dialah yang mengajarkan segala sesuatu kepadamu."
 
warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau silakan klik tautan ini 
 
Credit: JMLPYT/istock.com
 
Selama 50 hari Paskah ini, perayaan tujuh pekan yang kita rayakan dari Minggu Paskah hingga Minggu Pentakosta, kita hampir setiap hari mendengar tentang bagaimana Yesus datang dan menyelamatkan dunia. Kita tahu bahwa itu adalah fakta sederhana namun mendalam bahwa Ia bangkit dari kematian. Ia mati di kayu salib terlebih dahulu. Ia menderita untuk kita. Ia bangkit dari kematian dan dengan demikian Ia membawa keselamatan dunia. Dan saya kira ketika kita merenungkan keselamatan dan diri kita sendiri, kita dapat dengan mudah mengatakan bahwa ada banyak cara berbeda yang dapat dipilih Yesus untuk menyelamatkan dunia.
   
Ingatlah Yakobus dan Yohanes, dua murid yang menghadapi perlawanan di sepanjang jalan ketika mereka pergi untuk berkhotbah dalam nama Tuhan. Ada orang-orang yang sama sekali tidak menerima mereka dan mereka kembali kepada Yesus dan berkata, mengapa Engkau tidak menurunkan guntur dari langit dan menghancurkan mereka? Singkirkan perlawanan itu dan kemudian kita dapat mencapai tujuan kita.

Dan saya yakin dalam bacaan pertama hari ini dalam Kisah Para Rasul, baik Paulus maupun Barnabas mungkin berpikir hal yang sama, bahwa ada cara lain untuk membawa keselamatan kepada manusia. Cara itu cepat, efektif, dan efisien. Tetapi tentu saja kita tahu, dengan penuh syukur, bahwa Yesus tidak setuju. Itu sama sekali bukan bagian dari rencana-Nya. Sebaliknya, Yesus sebagai Allah memilih untuk menyelamatkan dunia bukan melalui peperangan atau kehancuran, melainkan melalui unsur kasih yang lembut. Lihatlah betapa seringnya hal itu diulang dalam kisah Injil pagi ini.  Ia memilih satu hal yang paling Ia kuasai untuk membawa keselamatan kepada seluruh umat Allah. 
 
Doa Umat
 
Saudara-saudari, sebagai pengikut Yesus, kita menyampaikan doa-doa kita kepada Allah Bapa kita. 
 
Bagi semua orang di Gereja yang dipercayakan untuk memberitakan Injil, semoga Roh Kudus terus membimbing mereka dalam segala hal yang mereka lakukan, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi para pemimpin pemerintahan, semoga Allah membuka hati dan pikiran mereka untuk memberlakukan kebijakan yang melindungi kehidupan di semua tahapan, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi mereka yang belum percaya kepada Allah, semoga kasih Yesus menuntun mereka kepada pertobatan hati, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi kita semua yang hadir di sini, semoga Roh Kudus terus menuntun kita kepada hubungan yang lebih dalam dengan Yesus, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Dan bagi orang-orang terkasih kita yang telah meninggal, semoga mereka segera menikmati kebahagiaan abadi bersama Allah di surga, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
   
Ya Tuhan, Allah kami, penguasa langit dan bumi, dengarkanlah doa-doa kami yang kami panjatkan dengan rendah hati dan tunduk kepada kehendak-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.