Bacaan I: Kis 4:32-37 "Mereka sehati dan sejiwa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 93:1ab.1cd-2.5 "Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan!"
Bait Pengantar Injil: Yoh 3:14b.15 "Anak Manusia harus ditinggikan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."
Bacaan Injil: Yoh 3:7b-15 "Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia."
Mazmur Tanggapan: Mzm 93:1ab.1cd-2.5 "Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan!"
Bait Pengantar Injil: Yoh 3:14b.15 "Anak Manusia harus ditinggikan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."
Bacaan Injil: Yoh 3:7b-15 "Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau silakan klik tautan ini
![]() |
| Credit: BrendanHunter/istock.com |
Dalam bacaan kita hari ini dari Kisah Para Rasul, kita membaca ringkasan singkat lain tentang kehidupan orang Kristen perdana. Seperti yang mungkin Anda ingat, pada hari Minggu kita membaca bahwa orang Kristen awal mengabdikan diri pada ajaran para Rasul, pada kehidupan komunal, pada pemecahan roti, yang merujuk pada Misa, dan kemudian pada doa, jadi pada kehidupan doa. Dan kisah hari ini menekankan kesatuan komunitas Kristen awal Gereja, dan kesatuan adalah salah satu dari empat ciri Gereja. Gereja itu satu, kudus, Katolik, dan apostolik. Dan Santo Lukas menulis dalam bacaan hari ini dalam Kisah Para Rasul 4:32-37, Komunitas orang percaya sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun mengklaim bahwa harta miliknya adalah miliknya sendiri, tetapi mereka memiliki segala sesuatu secara bersama-sama. Ingatlah, Kristus telah berdoa untuk ini pada Perjamuan Terakhir, agar mereka menjadi satu, agar Gereja-Nya menjadi satu. Ia menginginkan kesatuan dalam Gereja-Nya, dan kadang-kadang di seluruh Injil, Ia membandingkan Gereja dengan kandang domba, atau dengan kota, atau dengan kerajaan, tetapi selalu kandang domba, kota, kerajaan. Ingatlah, Dia bahkan akan mengatakan bahwa tidak ada kerajaan yang terpecah belah dapat berdiri. Jadi, selalu ada dalam pikiran Tuhan kita, selalu dalam kehendak-Nya, bahwa Gereja harus satu. Dan karena itu kita melihat persatuan ini, dan bahwa Gereja memiliki satu iman.




