| Credit: valokuvaus/istock.com |
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:12-13.18-19.20.22 "Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik pusaka-Nya."
Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12 "Firman Tuhan itu hidup dan kuat, menusuk ke dalam jiwa dan roh."
Bacaan Injil: Mat 7:1-5 "Keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri!"
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita semua dipanggil untuk mengindahkan firman Tuhan yang Ia ucapkan kepada murid-murid-Nya dalam Injil kita hari ini. Dia berbicara tentang kemunafikan orang-orang yang menghakimi orang lain namun gagal untuk menyadari bahwa kesalahan-kesalahan yang sama juga dapat ditemukan di dalam diri mereka. Tuhan Yesus memperingatkan terhadap kemunafikan dalam iman, di mana seseorang mengkhotbahkan satu hal namun bertindak dengan cara yang berbeda.
Sayangnya, itulah kenyataan yang ada di antara kita umat Kristiani di dunia kita saat ini. Banyak dari kita menyebut diri kita sebagai orang Kristen atau Katolik, namun kita tidak melakukan apa yang Tuhan telah ajarkan untuk kita lakukan dalam hidup kita. Misalnya, banyak dari kita orang Kristiani yang menyimpan dendam satu sama lain, saling marah, terkadang hanya karena perselisihan kecil dan perselisihan tentang hal-hal sepele.
Saudara dan saudari dalam Kristus, apakah Tuhan meminta kita untuk saling marah? Apakah Dia meminta kita untuk menyimpan dendam atau membenci mereka yang menyebabkan kita menderita dan membenci kita? Tidak, apa yang Dia minta agar kita lakukan adalah agar kita saling mengasihi dengan niat tulus dari hati kita. Dia memanggil kita untuk saling mencintai dan memaafkan mereka yang telah meremehkan kita dan membuat kita tidak nyaman atau menderita.
Sayangnya, itulah kenyataan yang ada di antara kita umat Kristiani di dunia kita saat ini. Banyak dari kita menyebut diri kita sebagai orang Kristen atau Katolik, namun kita tidak melakukan apa yang Tuhan telah ajarkan untuk kita lakukan dalam hidup kita. Misalnya, banyak dari kita orang Kristiani yang menyimpan dendam satu sama lain, saling marah, terkadang hanya karena perselisihan kecil dan perselisihan tentang hal-hal sepele.
Saudara dan saudari dalam Kristus, apakah Tuhan meminta kita untuk saling marah? Apakah Dia meminta kita untuk menyimpan dendam atau membenci mereka yang menyebabkan kita menderita dan membenci kita? Tidak, apa yang Dia minta agar kita lakukan adalah agar kita saling mengasihi dengan niat tulus dari hati kita. Dia memanggil kita untuk saling mencintai dan memaafkan mereka yang telah meremehkan kita dan membuat kita tidak nyaman atau menderita.



