Bacaan I: Yer 18:18-20 "Persekongkolan melawan Nabi Yeremia."
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:5-6.14.15-16; R:17b "Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!"
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12b "Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikuti Aku ia akan mempunyai terang hidup."
Bacaan Injil: Mat 20:17-28 "Yesus akan dijatuhi hukuman mati."
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:5-6.14.15-16; R:17b "Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!"
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12b "Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikuti Aku ia akan mempunyai terang hidup."
Bacaan Injil: Mat 20:17-28 "Yesus akan dijatuhi hukuman mati."
warna liturgi ungu
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
| Credit:TPopova/istock.com |
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, Ada sebuah kalimat yang sangat penting dalam Injil pagi ini. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Sekarang kita akan pergi ke Yerusalem." Ia memulai sebuah perjalanan. Ia memulai perjalanan ke Yerusalem, yang sebenarnya merupakan awal dari jalan salib. Karena Ia tahu bahwa begitu Ia sampai di Yerusalem, di sanalah akan terjadi penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya. Kita akan pergi ke Yerusalem, perjalanan itu.
Masa Prapaskah selalu digambarkan sebagai sebuah perjalanan. Retret Agung kita untuk 40 hari Prapaskah ini adalah perjalanan 40 tahun bangsa Israel selama eksodus dari perbudakan di Mesir menuju kebebasan di tanah perjanjian. Dan kita sering melakukan perjalanan ini selama Prapaskah. Kita memikirkan jalan salib ketika kita benar-benar menelusuri perjalanan salib. Saya teringat Rabu Abu dua minggu yang lalu. Saya bisa melihat orang-orang berbaris untuk mendapatkan abu. Minggu Palma, kita akan berproses. Kamis Putih, kita berproses. Jumat Agung, kita berjalan untuk menghormati salib. Sabtu Suci, para katekumen melakukan perjalanan. Anda melihat perjalanan ke Yerusalem bersama Yesus.



