Bacaan I: Zef 3:1-2.9-13 "Keselamatan dijanjikan kepada semua orang yang hina dina."
Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3.6-7.17-18.19.23; Ul: lih. 7a "Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengarkannya."
Bait Pengantar Injil: Tuhan, datanglah dan jangan berlambat; ringankanlah beban umat-Ku.
Bacaan Injil: Mat 21:28-32 "Yohanes Pembaptis datang dan orang-orang berdosa percaya kepadanya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3.6-7.17-18.19.23; Ul: lih. 7a "Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengarkannya."
Bait Pengantar Injil: Tuhan, datanglah dan jangan berlambat; ringankanlah beban umat-Ku.
Bacaan Injil: Mat 21:28-32 "Yohanes Pembaptis datang dan orang-orang berdosa percaya kepadanya."
warna liturgi ungu
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, ketika kita semakin dekat dengan Hari Raya Natal, kita semua dipanggil untuk terus memfokuskan perhatian kita pada Tuhan, melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan diri kita sehingga kita tidak hanya merayakan Natal untuk semua kemeriahan dan kesenangannya, tetapi kita benar-benar memahami makna dan pentingnya yang sebenarnya bagi kita, yaitu saat merayakan waktu ketika keselamatan Tuhan akhirnya dinyatakan kepada kita semua, orang-orang yang dikasihi-Nya, setelah penantian panjang sejak awal waktu, membuktikan bahwa Allah selalu penuh kasih dan setia.
Dalam bacaan pertama, kita diingatkan oleh bacaan dari Kitab Nabi Zefanya di mana nabi berbicara tentang harapan dan penghiburan bagi orang-orang benar dan semua orang yang telah mengabdikan diri kepada Tuhan dan benar dalam jalan dan perbuatan mereka. Zefanya berbicara menentang semua orang yang tidak taat kepada Tuhan dan mereka yang mengabaikan jalan-Nya, merujuk pada tindakan dan cara hidup orang Israel yang telah berbuat salah dan menyembah berhala dan dewa-dewa pagan, bukan satu-satunya Allah mereka yang benar, TUHAN Allah Israel dan Tuhan serta Penguasa sejati seluruh dunia dan alam semesta. Mereka telah menganiaya para nabi dan utusan yang diutus Allah ke tengah-tengah mereka untuk membantu dan membimbing mereka, mengabaikan pengingat dan pesan yang Allah kirimkan kepada mereka.
Dalam bacaan pertama, kita diingatkan oleh bacaan dari Kitab Nabi Zefanya di mana nabi berbicara tentang harapan dan penghiburan bagi orang-orang benar dan semua orang yang telah mengabdikan diri kepada Tuhan dan benar dalam jalan dan perbuatan mereka. Zefanya berbicara menentang semua orang yang tidak taat kepada Tuhan dan mereka yang mengabaikan jalan-Nya, merujuk pada tindakan dan cara hidup orang Israel yang telah berbuat salah dan menyembah berhala dan dewa-dewa pagan, bukan satu-satunya Allah mereka yang benar, TUHAN Allah Israel dan Tuhan serta Penguasa sejati seluruh dunia dan alam semesta. Mereka telah menganiaya para nabi dan utusan yang diutus Allah ke tengah-tengah mereka untuk membantu dan membimbing mereka, mengabaikan pengingat dan pesan yang Allah kirimkan kepada mereka.




