Bacaan I: 1Sam 18:6-9; 19:1-7 "Saul berikhtiar membunuh Daud."
Mazmur Tanggapan: Mzm 56:2-3.9-10a.10b-11.12-13, R:5bc "Kepada Allah, aku percaya tidak takut."
Bait Pengantar Injil: 2 Tim 1:10b "Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut dan menerangi hidup dengan Injil."
Bacaan Injil: Mrk 3:7-12 "Roh-roh jahat berteriak, "Engkau Anak Allah." Tetapi dengan keras Yesus melarang memberitahukan siapa Dia."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saul membiarkan egonya, kesombongan, dan semua ketakutan serta kecemburuannya memengaruhinya, membuatnya takut bahwa Daud pada akhirnya akan merebut kerajaan darinya dan keturunannya. Itulah sebabnya Saul akhirnya merencanakan untuk mengakhiri hidup Daud dan menghancurkannya. Saul menjadi sangat cemburu kepada Daud. Daud yang malang, ia telah berjuang lama dan keras untuk raja. Ia begitu sukses sehingga Daud mulai mendapatkan lebih banyak pujian dan penghargaan daripada Saul. Dan Saul menjadi cemburu.
Kecemburuan adalah salah satu dosa yang dapat mengarah pada dosa-dosa lainnya. Ada pepatah hebat yang mengatakan bahwa tidak ada habisnya kebaikan yang dapat Anda lakukan jika Anda bersedia membiarkan orang lain mendapatkan pujian.




