Bacaan I: Im 19:1-2.11-18 "Engkau harus mengadili sesamamu dengan kebenaran."
Mazmur Tanggapan: Mzm 19:8.9.10.15; R: Yoh. 6:64b "Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah Roh dan kehidupan."
Bait Pengantar Injil: 2Kor 6:2b "Waktu ini adalah waktu perkenanan, hari ini adalah hari penyelamatan!"
Bacaan Injil: Mat 25:31-46 "Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."
Mazmur Tanggapan: Mzm 19:8.9.10.15; R: Yoh. 6:64b "Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah Roh dan kehidupan."
Bait Pengantar Injil: 2Kor 6:2b "Waktu ini adalah waktu perkenanan, hari ini adalah hari penyelamatan!"
Bacaan Injil: Mat 25:31-46 "Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."
warna liturgi ungu
Saya sering mendengarnya di rumah ketika saya masih kecil, jadi ketika saya tidak begitu baik kepada saudara laki-laki dan perempuan saya dan tampak lebih baik kepada teman-teman saya di lingkungan sekitar, ibu saya sering berkata, "Kamu tahu, amal dimulai dari rumah." Dan dalam arti tertentu dia benar. Jika Anda tidak akan bersikap baik dan murah hati kepada orang-orang yang dekat dengan Anda, apa gunanya bersikap baik dan murah hati kepada orang lain di luar rumah tangga? Namun Yesus menjelaskan dengan sangat jelas bahwa kita akan dihakimi berdasarkan bagaimana kita memperlakukan orang lain, baik mereka saudara atau saudari yang tinggal bersama di rumah kita atau mereka yang mungkin adalah orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat.
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, Injil Matius pagi ini cukup mengganggu bagi banyak orang, terutama jika kita mempertimbangkan bahwa jika Anda atau saya, apakah kita percaya bahwa kita akan termasuk dalam kelompok domba atau kambing? Ini adalah pertanyaan yang mengganggu. Ini memang membutuhkan introspeksi diri. Seringkali kita mendengar bahwa indikasi paling jelas tentang hubungan kita dengan Tuhan terhubung dengan hubungan kita dengan sesama manusia.
Saya sering mendengarnya di rumah ketika saya masih kecil, jadi ketika saya tidak begitu baik kepada saudara laki-laki dan perempuan saya dan tampak lebih baik kepada teman-teman saya di lingkungan sekitar, ibu saya sering berkata, "Kamu tahu, amal dimulai dari rumah." Dan dalam arti tertentu dia benar. Jika Anda tidak akan bersikap baik dan murah hati kepada orang-orang yang dekat dengan Anda, apa gunanya bersikap baik dan murah hati kepada orang lain di luar rumah tangga? Namun Yesus menjelaskan dengan sangat jelas bahwa kita akan dihakimi berdasarkan bagaimana kita memperlakukan orang lain, baik mereka saudara atau saudari yang tinggal bersama di rumah kita atau mereka yang mungkin adalah orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat.




