Bacaan I: Yes 66:18-21 "Mereka akan membawa semua saudaramu dari antara segala bangsa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2; Ul: Mrk 16:15 "Pergi ke seluruh dunia, wartakanlah Injil!"
Bacaan II: Ibr 12:5-7.11-13 "Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya."
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6 "Akulah jalan, kebenaran dan hidup, sabda Tuhan. Tidak seorang pun datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Bacaan Injil: Luk 13:22-30 "Orang akan datang dari Timur dan Barat dan mereka duduk makan di dalam Kerajaan Allah."
Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2; Ul: Mrk 16:15 "Pergi ke seluruh dunia, wartakanlah Injil!"
Bacaan II: Ibr 12:5-7.11-13 "Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya."
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6 "Akulah jalan, kebenaran dan hidup, sabda Tuhan. Tidak seorang pun datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Bacaan Injil: Luk 13:22-30 "Orang akan datang dari Timur dan Barat dan mereka duduk makan di dalam Kerajaan Allah."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, pada hari Minggu ini kita diingatkan tentang kasih Allah yang besar dan tak berkesudahan, yang senantiasa dilimpahkan-Nya kepada kita tanpa henti. Allah senantiasa menunjukkan kasih yang konsisten dan sabar, yang tak kunjung padam, meskipun kita sering kali tidak taat dan menjauh dari-Nya. Allah telah dengan sabar menjangkau kita semua dengan kebaikan-Nya yang paling murah hati dan penuh belas kasih, tanpa terkecuali, memberikan perhatian-Nya kepada kita semua, mengulurkan tangan-Nya, menunjukkan belas kasihan dan pengampunan-Nya. Meskipun Ia menghajar kita atas dosa-dosa kita, semua ini merupakan bagian dari upaya-Nya untuk membantu kita sungguh-sungguh berdamai dengan-Nya, untuk bersatu kembali sepenuhnya dengan Allah dan Bapa kita yang penuh kasih.
Dalam bacaan pertama kita hari ini yang diambil dari Kitab nabi Yesaya, kita mendengar Sabda Tuhan yang meyakinkan umat-Nya melalui nubuat-nubuat, mengingatkan mereka semua bahwa Allah akan mengumpulkan semua umat terkasih-Nya dari segala bangsa, dan setiap orang suatu hari nanti akan datang untuk menyembah dan memuliakan-Nya, dan bukan hanya hak eksklusif bagi bangsa Israel seperti yang dipikirkan banyak umat Allah selama masa pelayanan Tuhan. Allah sungguh menyatakan dengan cara yang cukup bijaksana melalui nubuat-nubuat ini bahwa apa yang Ia inginkan adalah untuk didamaikan dan dipersatukan kembali dengan kita masing-masing, kita semua umat manusia, semua orang dari segala bangsa, dengan bangsa Israel sebagai yang pertama yang telah Ia panggil dan pilih.




