Bacaan I: 1Sam 16:1b.6-7.10-13a "Daud diurapi menjadi raja Israel."
Mazmur Tanggapan: Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6, Ul: lih. 1 "Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku."
Bacaan II: Ef 5:8-14 "Bangkitlah dari antara orang mati, maka Kristus akan bercahaya atas kamu."
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12b "Akulah cahaya dunia; siapa yang mengikuti Aku akan hidup dalam cahaya abadi."
Bacaan Injil: Yoh 9:1-41 "Orang buta itu pergi, membasuh diri, dan dapat melihat."
Mazmur Tanggapan: Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6, Ul: lih. 1 "Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku."
Bacaan II: Ef 5:8-14 "Bangkitlah dari antara orang mati, maka Kristus akan bercahaya atas kamu."
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12b "Akulah cahaya dunia; siapa yang mengikuti Aku akan hidup dalam cahaya abadi."
Bacaan Injil: Yoh 9:1-41 "Orang buta itu pergi, membasuh diri, dan dapat melihat."
warna liturgi merah muda/ungu
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, salah satu hal penting bagi kita semua dalam hidup, dan khususnya di masa Prapaskah ini, adalah untuk sangat bijaksana. Yang saya maksud dengan bijaksana adalah benar-benar berusaha untuk menemukan kebenaran, jika Anda mau, untuk menyaring atau memilah apa yang sebenarnya terjadi dengan keputusan apa pun yang akan kita buat atau apa pun yang mungkin kita dengar dari orang lain. Contoh yang ingin saya gunakan hari ini adalah dari Samuel. Samuel adalah salah satu nabi besar. Dan perhatikan apa yang dia lakukan ketika tiba saatnya untuk mengurapi raja baru. Dia menggunakan penilaian manusiawinya untuk menentukan siapa yang menurutnya paling cocok. Dan pelajaran penting dari bacaan pertama itu adalah kita harus membedakan kehendak Tuhan. Jadi Samuel harus mempelajari pelajaran ini ketika dia mencoba untuk membedakan siapa yang Tuhan inginkan untuknya sebagai raja berikutnya.




