Bacaan I: Kej 3:9-15.20 "Aku akan mengadakan permusuhan antara keturunanmu dan keturunan wanita itu." atau
Kis 1:12-14 "Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 87:1b-3.4-5.6-7; Ul: 3 "Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah."
Bait Pengantar Injil: "Berbahagialah engkau, Perawan yang mengandung Tuhan; engkaulah Bunda Gereja yang bersukacita yang mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan Yesus Kristus, Putramu."
Bacaan Injil: Yoh 19:25-34 "Inilah anakmu. Inilah ibumu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 87:1b-3.4-5.6-7; Ul: 3 "Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah."
Bait Pengantar Injil: "Berbahagialah engkau, Perawan yang mengandung Tuhan; engkaulah Bunda Gereja yang bersukacita yang mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan Yesus Kristus, Putramu."
Bacaan Injil: Yoh 19:25-34 "Inilah anakmu. Inilah ibumu."
warna liturgi putih
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, hari ini, sehari setelah Minggu Pentakosta,
ketika kita memulai kembali Bagian Kedua Masa Biasa dalam tahun liturgi
saat ini setelah berakhirnya masa Paskah, kita bersama-sama memperingati
Santa Perawan Maria Bunda Gereja atau Mater Ecclesiae. Pada tahun 2018, Paus Fransiskus menetapkan hari ini, Senin setelah Pentakosta, sebagai Peringatan Santa Perawan Maria, Bunda Gereja. Pada hari ini
kita mengenang peranan Maria, Bunda Allah dalam menyatukan Gereja-Nya melalui Putranya, serta kehadirannya pada saat Gereja-Nya dilahirkan,
yang terjadi pada hari Jumat Agung, dan bagaimana Tuhan mempercayakannya
kepada kita, dan sebaliknya, kita kepadanya, agar dia menjadi Ibu kita
dan kita menjadi anak-anaknya. Maria kemudian juga hadir pada saat
Gereja diwahyukan kepada dunia, dan memulai misi penginjilannya, yang
terjadi pada hari Pentakosta.




