Bacaan I: 2Tim 4:10-17b "Hanya Lukas yang tinggal dengan aku."
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:10-13ab.17-18 "Para kudus-Mu, ya Tuhan, memaklumkan Kerajaan-Mu yang semarak mulia."
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16 "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap."
Bacaan Injil: Luk 10:1-9 "Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya."
warna liturgi merah
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, hari ini kita bersama-sama merayakan Pesta
Santo Lukas, Penginjil yang adalah seorang dokter terkenal dan seorang
murid yang mengikuti Santo Paulus selama sebagian perjalanan dan misinya
di seluruh wilayah Mediterania Timur. Ia juga dianggap sebagai penulis
Kisah Para Rasul, yang mendokumentasikan karya para Rasul dalam
penginjilan kepada orang-orang bukan Yahudi, khususnya karya Santo
Paulus sang Rasul.
Dalam bacaan pertama hari ini, kita membaca dari Surat Rasul Paulus kepada Timotius, salah satu anak didiknya dan salah satu penerus para Rasul, mengenai apa yang terjadi selama tahun-tahun pelayanannya dan masa-masa sulit serta penuh tantangan, ketika ia ditinggalkan oleh beberapa rekan sekerja Tuhan, dan bagaimana beberapa dari mereka akhirnya berselisih satu sama lain. Dan dalam bagian khusus itu, kita mendengar bagaimana Santo Lukas, sang Penginjil, sendiri merupakan salah satu rekan Santo Paulus selama banyak perjalanan misi dan karya-karyanya di sekitar wilayah Mediterania, dan bahwa ia adalah satu-satunya yang tetap tinggal bersama Rasul Paulus dalam kesempatan-kesempatan khusus ini meskipun yang lain telah meninggalkannya selama masa pelayanan dan perjalanan tersebut.
Dalam bacaan pertama hari ini, kita membaca dari Surat Rasul Paulus kepada Timotius, salah satu anak didiknya dan salah satu penerus para Rasul, mengenai apa yang terjadi selama tahun-tahun pelayanannya dan masa-masa sulit serta penuh tantangan, ketika ia ditinggalkan oleh beberapa rekan sekerja Tuhan, dan bagaimana beberapa dari mereka akhirnya berselisih satu sama lain. Dan dalam bagian khusus itu, kita mendengar bagaimana Santo Lukas, sang Penginjil, sendiri merupakan salah satu rekan Santo Paulus selama banyak perjalanan misi dan karya-karyanya di sekitar wilayah Mediterania, dan bahwa ia adalah satu-satunya yang tetap tinggal bersama Rasul Paulus dalam kesempatan-kesempatan khusus ini meskipun yang lain telah meninggalkannya selama masa pelayanan dan perjalanan tersebut.




