Bacaan I: 2Sam 7:4-17 "Aku akan membangkitkan keturunanmu dan Aku akan mengokohkan kerajaannya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:4-5.27-28.29-30 "Bagi dia Aku akan memelihara kasih setia-Ku untuk selama-lamanya."
Bait Pengantar Injil: Benih itu melambangkan sabda Allah, penaburnya ialah Kristus. Semua orang yang menemukan Kristus akan hidup selamanya.
Bacaan Injil: Mrk 4:1-20 "Seorang penabur keluar untuk menabur."
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:4-5.27-28.29-30 "Bagi dia Aku akan memelihara kasih setia-Ku untuk selama-lamanya."
Bait Pengantar Injil: Benih itu melambangkan sabda Allah, penaburnya ialah Kristus. Semua orang yang menemukan Kristus akan hidup selamanya.
Bacaan Injil: Mrk 4:1-20 "Seorang penabur keluar untuk menabur."
Salah satu kenangan indah dan menyenangkan yang saya miliki saat kecil adalah kebun tomat dan sayuran sederhana yang ditanam ayah saya di sebidang tanah sempit di rumah kami di Jawa Barat. Lebarnya mungkin tidak lebih dari dua kaki, dan panjangnya juga tidak terlalu panjang. Dan saya ingat dengan jelas betapa telitinya beliau dalam menyiapkan kebun kecil ini. Penggunaan benih, penempatan yang hati-hati di tanah, memastikan benih diberi pupuk, disiram, dan terkena sinar matahari. Dan hasilnya, tentu saja, biasanya sangat baik. Dan kami mendapat panen yang melimpah pada bulan Mei-September.
Terkesan bagi saya bahwa tukang kebun dalam kisah Injil hari ini tampaknya agak ceroboh. Berbeda dengan cara ayah saya membuat kebun sayuran kecilnya, ia tampaknya hanya menaburkan benih secara acak dan benih itu jatuh di mana saja. Tampaknya tidak ada konsekuensi sama sekali baginya. Sebagian jatuh di atas batu, seperti yang kita dengar dalam Injil. Sebagian di antara duri. Sebagian di tempat di mana burung-burung datang dan memakan benih.




