Bacaan I: Mal 3:1-4 "Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 24:7.8.9.10; R: 10b
Bacaan II: Ibr 2:14-18 "Karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai."
Bait Pengantar Injil: Luk 2:32 "Dialah terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
Bacaan Injil: Luk 2:22-40 Singkat: 2:22-32 "Mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Hari ini Gereja merayakan Pesta Yesus dipersembahkan di Kenisah atau yang sering disebut candlemas atau Misa Lilin. Perayaan ini berlangsung 40 hari setelah kelahiran Yesus. Hari ini juga merupakan titik tengah musim dingin di bumi bagian utara. Secara tradisional, tanggal ini juga menandai Pesta Pemurnian Santa Perawan Maria, di mana Bunda Maria setelah menghabiskan empat puluh hari dalam masa nifas setelah melahirkan, menurut hukum dan adat istiadat Yahudi, dimurnikan di Bait Allah dan diterima kembali ke dalam komunitas umat Allah.
Dalam bacaan pertama melalui nabi Maleakhi, Tuhan berbicara tentang Perjanjian yang telah Dia tetapkan dengan umat-Nya dan utusan Perjanjian ini yang datang ke dunia. Nubuat ini sering dikaitkan dengan janji kedatangan Mesias, Yang Kudus dari Allah dan juga pembawa kabar-Nya, Santo Yohanes Pembaptis. Dalam konteks perayaan hari ini, kita diingatkan akan pengharapan akan kedatangan Juruselamat dari Tuhan, yang telah diwartakan dan diyakinkan oleh para nabi kepada umat Allah selama berabad-abad. Nabi Maleakhi adalah salah satu nabi terakhir dari era Perjanjian Lama, yang melanjutkan tradisi para nabi dalam menyampaikan firman Allah kepada umat-Nya. Melalui firman dan pelayanannya, umat terus menunggu dengan sabar kedatangan keselamatan Tuhan.
Jika Natal menandai saat Tuhan memasuki dunia ini dan akhirnya menampakkan diri, membawa keselamatan dan harapan Allah, dan jika Epifani menandai saat Ia dinyatakan kepada bangsa-bangsa, kepada bangsa-bangsa kafir dan seluruh umat manusia melalui Tiga Orang Majus, maka Pesta Yesus dipersembahkan di Kenisah ini menandai saat Tuhan menampakkan diri dan dipersembahkan bukan hanya di hadapan Tuhan tetapi juga di hadapan umat Allah, mereka yang termasuk bangsa Israel. Memang, beberapa orang mengatakan bahwa para Malaikat telah menampakkan diri kepada para gembala di padang gurun Betlehem ketika Tuhan dilahirkan, tetapi pada saat Yesus dipersembahkan di Bait Suci Yerusalem, Ia dinyatakan kepada umat Yahudi, kepada umat yang kepadanya Allah telah menjanjikan keselamatan-Nya.




