Bacaan I: Kej 17:3-9 "Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:4-5.6-7.8-9; R: 8a "Selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya."
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab "Janganlah keraskan hatimu, tetapi dengarkan suara Tuhan."
Bacaan Injil: Yoh 8:51-59 "Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:4-5.6-7.8-9; R: 8a "Selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya."
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab "Janganlah keraskan hatimu, tetapi dengarkan suara Tuhan."
Bacaan Injil: Yoh 8:51-59 "Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
warna liturgi ungu
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca di Alkitab atau klik tautan ini
Credit: PaulCalbar/istock.com |
Abraham, salah satu tokoh terbesar dalam sejarah dunia, tentu saja tokoh yang sangat penting dalam sejarah agama. Dia adalah bapa leluhur yang agung. Dialah yang dengannya TUHAN membuat perjanjian. Ingat? Dan tentu saja dialah yang kepadanya Allah yang benar menyatakan diri-Nya. Dia dianggap sebagai bapak monoteisme. Anda pernah mendengar istilah monoteisme, satu Allah yang benar, bukan sekumpulan dewa palsu, satu Allah yang benar. Melalui Perjanjian yang telah Tuhan tetapkan dengan Abraham, kita semua telah menjadi bagian dari Perjanjian ini, bahwa Tuhan adalah Allah kita dan kita semua adalah umat-Nya yang dikasihi, semua dipanggil untuk hidup dalam kasih karunia dan kasih-Nya.



