Bacaan I: Hak 9:6-15 "Kalian berkata, “Seorang raja akan memerintah kami.”, padahal Tuhanlah rajamu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 21: 2-3,4-5,6-7, R: 2a "Ya Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita"
Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12 "Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji pikiran dan segala maksud hati."
Bacaan Injil: Mat 20:1-16a "Iri hatikah engkau, karena aku murah hati?"
Mazmur Tanggapan: Mzm 21: 2-3,4-5,6-7, R: 2a "Ya Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita"
Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12 "Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji pikiran dan segala maksud hati."
Bacaan Injil: Mat 20:1-16a "Iri hatikah engkau, karena aku murah hati?"
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Saudara-saudari
terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita merenungkan bacaan-bacaan
Kitab Suci yang berbicara kepada kita tentang perlunya mengikuti
kehendak Tuhan, dan melakukan pekerjaan-Nya, karena kita semua telah
dipanggil oleh Tuhan untuk menjadi milik-Nya, pekerja di ladang yang
berlimpah dan kaya di dunia ini. Inilah intisari dari apa yang kita
dengar khususnya dalam bacaan Injil hari ini, ketika Yesus berbicara
kepada murid-murid-Nya dan orang-orang melalui perumpamaan tentang para
pekerja di kebun anggur.
Kita diingatkan untuk tidak membiarkan diri kita terombang-ambing dan terseret oleh keinginan dan ambisi duniawi kita sendiri. Segala hal yang seringkali dapat menyebabkan kita jatuh ke dalam godaan dan kehilangan fokus serta perhatian kita kepada Tuhan, dan sebaliknya, kita mungkin berakhir di jalan yang salah menuju kebinasaan, terutama jika kita terus mengikuti jalan keduniawian. Dan kita telah diingatkan ini dengan harapan agar kita dapat berpaling dari semua godaan dan keinginan tersebut sebelum terlambat. Namun pertanyaannya adalah, bersediakah kita berkomitmen untuk menolak jalan keduniawian dan sebaliknya menerima jalan Tuhan, kebijaksanaan dan kebenaran-Nya? Ini adalah sesuatu yang perlu kita putuskan.



