Bacaan I: Yer 31:1-7 "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang abadi."
Kidung Tanggapan: Yer. 31:10,11-12ab,13 "Tuhan menjaga kita seperti gembala menjaga kawanannya."
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16 "Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita, dan Allah mengunjungi umat-Nya."
Bacaan Injil: Mat 15:21-28 "Hai ibu, sungguh besar imanmu!"
warna liturgi hijau
Perempuan Siro-Fenisia itu datang kepada Tuhan Yesus memohon agar Dia menyembuhkan putrinya yang sakit, percaya pada kuasa dan kemampuan-Nya untuk menyembuhkannya kembali. Akan tetapi, Tuhan Yesus pada awalnya tampak tidak mau menolongnya, dan Dia bahkan tampak sangat kasar kepadanya ketika Dia menyinggung bahwa dia tidak layak dibandingkan dengan seekor anjing yang tidak layak menerima roti dari meja tuan rumah.
Namun Tuhan Yesus mengetahui iman yang ada di dalam hatinya, dan Dia melihat lebih dari sekadar penampilan saja. Pada saat itu, orang-orang Yahudi, keturunan orang-orang Israel, memandang tinggi diri mereka sendiri dan menganggap diri mereka baik-baik saja sebagai keturunan Abraham, Ishak, dan Yakub, sebagai umat pilihan Allah.
Dan dengan demikian, mereka memandang rendah orang lain, orang-orang kafir dan non-Yahudi, yang mereka anggap tidak layak bagi Allah dan keselamatan-Nya, kecuali mereka mengadopsi adat dan tradisi Yahudi mereka secara keseluruhan. Mereka mengira bahwa hanya mereka sendiri yang layak mendapatkan kasih dan belas kasihan Tuhan, dan bukan orang lain. Namun, mereka salah, dan Tuhan Yesus sendiri menunjukkan kekeliruan dari kesombongan dan keangkuhan mereka.
Ada iman yang besar di antara mereka yang bukan Yahudi dan mereka yang dianggap sebagai orang kafir. Adalah fakta bahwa setiap orang dari kita harus menyadari, bahwa tidak ada orang berdosa yang berada di luar kasih karunia dan penebusan Tuhan, dan Tuhan dengan cuma-cuma memberikan kepada kita semua, kasih dan belas kasihan-Nya. Dan sesungguhnya, melalui kita semua, orang Kristen dan anggota Gereja, Tuhan melaksanakan karya kasih dan belas kasihan-Nya di antara semua umat-Nya.
Tuhan memanggil semua umat-Nya untuk berdamai dengan-Nya, sebagaimana yang Dia nyatakan melalui nabi-Nya Yeremia. Dia menjanjikan kesembuhan dan penghiburan bagi semua umat-Nya yang akan Dia panggil dari antara bangsa-bangsa, setelah menderita akibat ketidaktaatan mereka dan konsekuensi dosa-dosa mereka. Dia tetap mengasihi setiap orang dari mereka, terlepas dari semua pelanggaran dan dosa mereka terhadap-Nya.
Sekarang, saudara-saudari dalam Kristus, apakah hati kita tergerak untuk menyampaikan firman dan kebenaran Tuhan kepada semua saudara seiman kita yang masih hidup dalam kegelapan dan ketidaktahuan akan kebenaran penyelamatan Tuhan? Marilah kita semua mengabdikan diri kita dengan sepenuh hati, dan memperbarui iman dan semangat kita untuk Tuhan. Janganlah kita semua lagi menjadi sombong dan menganggap diri lebih baik dari orang lain, tetapi sebaliknya, marilah kita semua menyadari bahwa kita memiliki kapasitas dan kemampuan untuk membantu semua orang yang masih berjuang dalam iman. Semoga Tuhan memberkati kita semua, dan menyertai kita selalu, sekarang dan selamanya. Amin.




