Bacaan I: 2Raj 5:1-15a "Banyak orang sakit kusta, dan tak seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain daripada Naaman orang Syria itu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2-3; 43:3-4, Ul: 42:3 "Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?"
Bait Pengantar Injil: Mzm 130:5.7 "Aku menanti-nantikan Tuhan, dan mengharapkan firman-Nya, sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan."
Bacaan Injil: Luk 4:24-30 "Yesus seperti Elia dan Elisa, diutus bukan kepada orang-orang Yahudi."
Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2-3; 43:3-4, Ul: 42:3 "Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?"
Bait Pengantar Injil: Mzm 130:5.7 "Aku menanti-nantikan Tuhan, dan mengharapkan firman-Nya, sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan."
Bacaan Injil: Luk 4:24-30 "Yesus seperti Elia dan Elisa, diutus bukan kepada orang-orang Yahudi."
warna liturgi ungu
bacaan Kitab Suci dapat dibaca di Alkitab atau klik tautan ini
![]() |
| Pieter De Grebber | Public Domain |
Tidak seorang pun suka mendengar hal-hal yang tidak menyenangkan dikatakan, terutama ketika hal itu ditujukan kepada mereka. Dan sulit untuk mengabaikan kata-kata yang tidak menyenangkan dan menyakitkan yang menuntut atau menunjukkan kesalahan, terutama ketika ditujukan kepada kita. Kita pasti akan terpengaruh olehnya, dan kita juga akan bereaksi, bahkan bereaksi dengan segera.
Dalam bacaan pertama, ketika raja Israel menerima surat dari raja Aram, ia segera marah dan menuduh raja Aram telah mencari gara-gara dengannya. Tetapi Firman Allah dari nabi Elisa menenangkan raja, dan karena itu Naaman diutus kepada Elisa.
Dalam Injil, Yesuslah yang menunjukkan kepada orang-orang apa masalahnya. Orang-orang telah menolak nabi demi nabi karena mereka menyampaikan Firman Allah. Firman Allah memanggil mereka untuk bertobat tetapi mereka tetap berpaling dari Allah dan melakukan apa yang tidak menyenangkan bagi-Nya. Seperti halnya para nabi di masa lalu, demikian pula dengan Yesus, dan orang-orang menolak Dia dan bahkan ingin membunuh-Nya.
Ketika kita mendengar kata-kata yang membuat kita kesal dan marah, marilah kita berhenti sejenak sebelum bereaksi. Mungkinkah itu Firman Tuhan yang menunjukkan kepada kita sesuatu yang selama ini kita hindari, sembunyikan, atau ingkari? Apa pun itu, marilah kita membawanya dalam doa, dan semoga kita mendengarkan kebenaran dan melihat apa yang Tuhan tunjukkan kepada kita.
Dalam bacaan pertama, ketika raja Israel menerima surat dari raja Aram, ia segera marah dan menuduh raja Aram telah mencari gara-gara dengannya. Tetapi Firman Allah dari nabi Elisa menenangkan raja, dan karena itu Naaman diutus kepada Elisa.
Dalam Injil, Yesuslah yang menunjukkan kepada orang-orang apa masalahnya. Orang-orang telah menolak nabi demi nabi karena mereka menyampaikan Firman Allah. Firman Allah memanggil mereka untuk bertobat tetapi mereka tetap berpaling dari Allah dan melakukan apa yang tidak menyenangkan bagi-Nya. Seperti halnya para nabi di masa lalu, demikian pula dengan Yesus, dan orang-orang menolak Dia dan bahkan ingin membunuh-Nya.
Ketika kita mendengar kata-kata yang membuat kita kesal dan marah, marilah kita berhenti sejenak sebelum bereaksi. Mungkinkah itu Firman Tuhan yang menunjukkan kepada kita sesuatu yang selama ini kita hindari, sembunyikan, atau ingkari? Apa pun itu, marilah kita membawanya dalam doa, dan semoga kita mendengarkan kebenaran dan melihat apa yang Tuhan tunjukkan kepada kita.
Doa Umat
Dengan keyakinan kepada Tuhan, Sang Penyelamat kita, marilah kita mempersembahkan doa dan permohonan kita kepada-Nya.
Semoga Gereja mencerminkan kuasa kebijaksanaan, dan kasih Allah Tritunggal saat ia mewartakan kabar baik keselamatan sampai ke ujung bumi. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Semoga Bapa Suci Paus Leo XIV membimbing umat Allah dalam jalan kekudusan dan kebajikan. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi perdamaian di dunia kita, terutama di Iran, Palestina dan Ukraina. Semoga Bapa menerangi para bangsa agar terus berjuang dalam menciptakan perdamaian dunia dan menjauhkan diri dari pertikaian fisik. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi mereka yang telah meninggal tanpa sempat mempersiapkan diri, semoga Tuhan merangkul mereka dalam kasih. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Allah Bapa yang mahabaik, melalui masa Prapaskah ini, sentuh dan sembuhkan hati kami, agar kami dapat lebih murah hati menanggapi undangan-Mu untuk pertobatan dan kekudusan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.




