Bacaan I: Kis 6:8-15 "Mereka tidak sanggup melawan hikmat Stefanus dan Roh yang mendorong dia berbicara."
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:23-24.26-27.29-30; Ul: 1b "Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan."
Bait Pengantar Injil: Mat 4:4 "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Bacaan Injil: Yoh 6:22-29 "Berkerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau silakan klik tautan ini
Pagi ini dalam bacaan pertama dari Kisah Para Rasul, kita diperkenalkan kepada martir pertama dalam Gereja yang bernama Stefanus, dan sungguh menakjubkan persamaan antara Yesus dan Stefanus. Mereka benar-benar luar biasa dalam cara mereka menjalani hidup. Yesus pertama-tama, tentu saja, adalah Stefanus yang mengikuti-Nya.
Keduanya mengambil sikap yang benar-benar membuat marah pihak penguasa, orang-orang yang menjadi anggota sistem tersebut. Dan kita tahu apa sikap-sikap itu, tetapi bayangkan ajaran Yesus dan cara Stefanus mengikuti ajaran itu dan reaksi orang-orang yang berwenang. Kasihilah orang-orang yang membencimu. Itu tidak terbayangkan. Tidak ada seorang pun yang menjalani hidup mereka dengan cara itu. Balaslah kebaikan dengan kebaikan. Orang miskin seharusnya diberkati. Dan akhirnya, berikan bukan hanya satu mantelmu, tetapi kedua mantel musim dinginmu. Bahkan, berikan seluruh hidupmu sendiri.
Sebuah sikap baru yang benar-benar membalikkan keadaan. Cara hidup baru yang diilhami Yesus dan Stefanus ini hampir mustahil untuk dijalani jika bukan karena pertolongan Allah sendiri. (LM/LUMENCHRISTI)
Doa Umat
Saudara-saudariku yang berkumpul bersama sebagai sebuah keluarga, bersatu dalam iman dan baptisan, marilah kita mempersembahkan doa-doa permohonan kita.
Bagi semua uskup dan imam, Semoga Bapa senantiasa meningkatkan iman mereka dan membimbing mereka dalam pelayanan yang berbuah. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi para pejabat publik, semoga Tuhan menggerakkan hati mereka dan membimbing mereka dalam melayani dengan kerendahan hati dan integritas. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi semua orang yang lapar, semoga Tuhan memenuhi kebutuhan mereka. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi komunitas iman ini, semoga Kristus menjadi penuntun kami dalam segala yang kami lakukan. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Dan untuk orang-orang beriman yang telah meninggal, semoga Bapa menganugerahkan kepada mereka hidup. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bapa, dalam belas kasih-Mu, dengarkan dan kabulkanlah doa-doa kami sesuai dengan kehendak-Mu yang kudus, karena kami berdoa dengan Kristus, Tuhan kami. Amin.




