![]() |
| Credit: wideonet/istock.com |
Bacaan I: 1Ptr 1:10-16 "Para
nabi telah bernubuat tentang kasih karunia bagimu. Sebab itu waspadalah,
dan taruhlah harapanmu sepenuhnya pada kasih karunia itu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1.2-3ab.3c-4 "Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya."
Bait Pengantar Injil: lih. Mat 11:25 "Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana."
Bacaan Injil: Mrk 10:28-31 "Sekalipun disertai penganiayaan, pada masa ini juga kalian akan menerima kembali seratus kali lipat dan di masa datang menerima hidup yang kekal."
Ini adalah pesan yang menggembirakan dan pengingat bagi kita semua bahwa kita tidak boleh mudah menyerah pada tantangan dan kesulitan yang mungkin harus kita hadapi dan alami di jalan yang telah kita tempuh dalam perjalanan kita sendiri untuk mengikuti Tuhan, dengan cara apa pun itu. Kita diingatkan bahwa sebagai orang Kristen, kita sering kali perlu berkorban dan belajar melepaskan keterikatan duniawi kita. Memang bukan berarti kita melepaskan segalanya, namun kita tidak boleh terikat atau terobsesi dengan hal-hal di dunia ini yang bisa membuat kita tersesat. Jika kita percaya kepada Tuhan dan beriman kepada-Nya, membiarkan Dia membimbing kita di jalan dan perjalanan kita, tidak ada yang mustahil bagi kita, dan bahkan tantangan dan cobaan terberat pun tidak dapat menghalangi dan mencegah kita untuk tetap teguh di jalan kita menuju Tuhan.
Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1.2-3ab.3c-4 "Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya."
Bait Pengantar Injil: lih. Mat 11:25 "Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana."
Bacaan Injil: Mrk 10:28-31 "Sekalipun disertai penganiayaan, pada masa ini juga kalian akan menerima kembali seratus kali lipat dan di masa datang menerima hidup yang kekal."
warna liturgi hijau
bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Petrus menjadi lebih bijaksana seiring bertambahnya usia. Dalam Injil, ia mengeluh, merasa kasihan pada dirinya sendiri. Kita telah menyerahkan semuanya kepada Yesus, dan Yesus mengatakan kepadanya bahwa Allah tidak akan pernah kalah dalam kemurahan hati. Berapa tahun kemudian, ia menulis surat indah yang baru saja kita dengar dalam bacaan pertama. Dan di sana ia bersukacita dalam kemuliaan dan kebaikan Allah yang tak terukur. Sekalipun para murid Kristus mungkin menderita dan mengalami penganiayaan, tetapi Tuhan akan selalu bersama mereka, membimbing dan menguatkan mereka di jalan mereka, dan Tuhan mengetahui semua perjuangan dan usaha mereka, semua pengorbanan yang telah mereka lakukan demi Dia, dan akan bertindak atas mereka pada waktu-Nya yang tepat.




