| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Februari 16, 2026

Selasa, 17 Februari 2026 Hari Biasa Pekan VI

 Bacaan I: Yak 1:12-18 "Allah tidak mencobai siapa pun."

Mazmur Tanggapan: Mzm 94:12-13a.14-15.18-19 "Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23 "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan mentaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya."

Bacaan Injil: Mrk 8:14-21 "Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini  
 
 

BARCELONA, SPANYOL - 5 MARET 2020: Lukisan Yesus di antara anak-anak di gereja De Santa Maria De Montalegre oleh seniman tak dikenal. Credit: sedmak/istock.com

Suatu kali saya mengunjungi satu sekolah Katolik kami yang luar biasa di lingkungan yang sangat miskin, dan kepala sekolah di sana yang mengajak saya berkeliling sekolah. Sekolah itu memiliki empat lantai, jadi dia berkata, "Baiklah, mari kita mulai dari atas." Jadi saya berjalan di belakangnya saat kami menaiki tangga tiga lantai, dan saya bisa melihat bahwa setiap langkah terasa sulit baginya. Jelas bagi saya bahwa dia menderita radang sendi, setiap langkah terasa menyakitkan, tetapi kami terus berjalan sampai kami sampai di lantai atas, dan saya berpikir, "Dia melakukan itu setiap hari, berkali-kali." Ngomong-ngomong, itu 15 tahun yang lalu, dia masih di sana. Baiklah, itulah yang kita sebut ketekunan. Ketekunan, kita terus berusaha, keteguhan, kekonstanan, kesabaran, daya tahan—itu semua adalah sinonim untuk ketekunan yang dibicarakan Kitab Suci hari ini dalam Surat Rasul Yakobus.

Rasul Yakobus mengingatkan pendengarnya untuk berhati-hati terhadap godaan yang datang dengan keinginan jahat mereka, dan bagaimana mereka harus menjaga diri terhadap godaan tersebut,  keinginan atau mereka akan jatuh ke dalam dosa. Ia juga mengingatkan bahwa hanya pada Tuhan saja kita bisa menemukan segala sesuatu yang baik, sedangkan jika kita bergantung pada diri sendiri, besar kemungkinan kita akan terjerumus dalam godaan

Sementara dalam Injil, Yesus menegur mereka karena kebanyakan dari mereka adalah orang-orang munafik, yang melakukan semua itu karena mereka peduli dengan gengsi dan citra mereka di masyarakat, pengaruh dan otoritas pengajaran mereka, dan bukan karena mereka ingin umat Tuhan mengikuti jalan kebenaran.

Tuhan Yesus menegur orang Farisi ini karena mereka menyerah pada godaan keinginan duniawi, kesombongan, keserakahan, kelaparan akan kekuasaan dan pujian, kesombongan dan masih banyak lagi yang menyebabkan mereka berdosa dan tidak taat kepada Tuhan. Sampai sejauh itu, hal-hal tersebut juga menyebabkan kepahitan dan kesulitan yang besar terhadap Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya , bahkan ketika mereka melakukan pekerjaan Tuhan di antara orang-orang.

Semoga melalui semua ini kita diingatkan bahwa kita harus menolak godaan-godaan yang sama yang pasti akan menghampiri kita, kalau tidak kita akan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang Tuhan Yesus ajarkan kepada kita, dan karena itu kita akhirnya jatuh ke dalam dosa. Mari kita semua berusaha menjadi orang Kristiani yang lebih baik dengan mempraktikkan apa yang kita percayai dalam pekerjaan dan tindakan kita sehari-hari, mengikuti teladan Tuhan Yesus sendiri, yang mengasihi umat-Nya, dan sebagaimana disebutkan dalam Injil hari ini, memberi mereka makan ketika mereka lapar. 

Doa Umat

Dan sekarang marilah kita memohon kepada Allah Bapa kita untuk membantu kita dalam semua kebutuhan kita. 

Bagi Paus Leo, bagi gembala kami Uskup ......, untuk semua klerus, biarawan/biarawati, dan umat awam, semofa mereka kudus dan efektif dalam misi mereka untuk membawa semua orang kepada Kristus. Marilah kita berdoa:
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu .

Bagi perdamaian di antara dan di dalam bangsa-bangsa, dan untuk mereka yang menderita di negeri-negeri yang dilanda perang. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

Bagi semua orang terkasih kita yang telah meninggal, semoga mereka menikmati kepenuhan hidup kekal. Marilah kita berdoa. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 

Ya Allah, kami bersyukur atas kasih-Mu, karena telah mengundang kami untuk selalu dimurnikan dan diubahkan. Saat kami memasuki hari-hari ini, mempersiapkan diri untuk Paskah, kami memohon kepada-Mu agar Roh Kudus membimbing kami untuk melakukan kehendak-Mu dan dalam mempersiapkan masa Paskah yang berbuah, semoga Engkau membantu kami dalam hal ini dan dalam semua kebutuhan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. 
Amin. 

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.