| Halaman Depan | Bacaan Sepekan | Renungan Pagi| Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Juni 11, 2023

Senin, 12 Juni 2023 Senin Pekan Biasa Kesepuluh

Credit: JMLPYT/istock.com
Bacaan I: 2Kor 1:1-7 "Allah menghibur kita, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang berada dalam macam-macam penderitaan."

Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9 "Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Mat 5:12a "Bersukacitalah dan bergembiralah, sebab besarlah ganjaranmu di surga."

Bacaan Injil: Mat 5:1-12 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah." 
 
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini 
 
Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, dalam Injil hari ini, kita mendengar Sabda Bahagia atau Khotbah di Bukit. Inti dari Sabda Bahagia adalah bahwa sebagai umat Kristiani kita diwajibkan untuk hidup dengan cara yang ditentukan dalam Sabda Bahagia. Apa yang Tuhan kita Yesus katakan kepada orang-orang pada waktu itu selama khotbah-Nya bukan hanya kata-kata kosong, tetapi nasihat yang kuat bagi mereka untuk hidup sesuai dengan cara yang telah Dia tunjukkan kepada mereka, dan Dia bahkan merinci seperti apa seharusnya seorang Kristiani, hidup dengan nilai-nilai Sabda Bahagia.

Pertama-tama, seorang Kristiani harus miskin dalam roh, yang tidak sama dengan kemiskinan materi. Sebaliknya, istilah miskin dalam roh berarti bahwa kita sebagai orang berdosa, manusia yang lemah dan tidak berharga, kita semua harus menyadari betapa tidak berarti dan berdosanya kita dalam hidup kita, dan betapa kita perlu dibantu dalam perjalanan kita menuju surga yang mulia. Adalah dengan menjadi rendah hati dan menginginkan pertobatan kita, kita menjadi miskin dalam roh, menjauhi semua kesombongan dan keserakahan manusiawi kita, yang telah menjadi penghalang besar bagi kita. Kemudian, kita juga harus lemah lembut dan penyayang. Kenyataannya ada banyak orang Kristiani yang bertindak dengan kekerasan dan keserakahan terhadap orang lain, menyebabkan penderitaan dan rasa sakit, dengan penolakan kita untuk menunjukkan kasih dalam kata-kata dan tindakan kita.

lumenchristi.id 2023 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.