Juli 09, 2022

Minggu, 10 Juli 2022 Hari Minggu Biasa XV

Bacaan I: Ul 30:10-14 "Firman itu sangat dekat padamu, hendaklah engkau melaksanakannya."

Mazmur Tanggapan: Mzm 69:14.17.30-31.33-34.36ab.37; Ul: lih.33 "Hai orang-orang yang rendah hati, carilah Tuhan, dan biarlah hatimu hidup kembali." atau Mzm 19:8.9.10.11; Ul: Yoh 6:63 "Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah Roh dan kehidupan."

Bacaan II: Kol 1:15-20 "Segala sesuatu diciptakan oleh dan untuk Kristus."

Bait Pengantar Injil: Yoh 6:63c.68c "Tuhan, Sabda-Mu adalah roh dan kehidupan. Sabda-Mu adalah sabda hidup yang kekal."

Bacaan Injil: Luk 10:25-37 "Siapakah sesamaku?" 
 
warna liturgi hijau 

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
 
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, melalui apa yang telah kita dengar dalam perikop Kitab Suci kita hari Minggu ini, kita semua diingatkan akan hukum dan perintah-perintah yang telah Allah tempatkan dan nyatakan kepada kita.
 
Dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar dari Kitab Ulangan, firman Tuhan yang mengingatkan umat-Nya pada masa pembebasan, pada saat mereka masih dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian. Tuhan memberi tahu mereka semua melalui Musa bahwa mereka semua harus mematuhi hukum dan perintah yang telah Dia berikan kepada mereka, dan mereka harus setia dan mematuhi apa yang telah Dia nyatakan dan ajarkan kepada kita. Pada kesempatan itu, Tuhan juga menyatakan bahwa hukum-Nya bukanlah sesuatu yang terlalu sulit atau tidak mungkin untuk dicapai, dan secara nubuatan, disebutkan bagaimana hukum telah dibawa kepada mereka, berdiam di tengah-tengah mereka, dan akan datang di kemudian hari. bahkan lebih dekat dengan mereka, melalui Dia yang turun dari Surga.
 
Dan melalui Kristus, Tuhan kita, hukum itu dinyatakan kepada kita semua dalam arti dan tujuannya yang penuh, dan Dia mengungkapkan kepada kita tentang apa sebenarnya Hukum itu, apa yang dimaksudkan untuk dilakukan oleh perintah-perintah Allah bagi kita. Perintah-perintah itu dimaksudkan untuk membantu kita belajar lebih banyak tentang bagaimana mengasihi Tuhan dan mengasihi satu sama lain, untuk tumbuh semakin layak dan untuk menjalani kehidupan dan keberadaan yang lebih benar dan suci sehingga kita dapat tumbuh semakin dekat dengan Tuhan, dan kita dapat temukan cara kita untuk melakukan kehendak-Nya dan mematuhi perintah-perintah dan hukum-hukum-Nya di setiap saat dalam hidup kita, tidak hanya sekedar basa-basi atau tampak saleh, tetapi sungguh-sungguh dipenuhi dengan kebenaran, kebajikan dan kasih kepada Tuhan dan sesama kita.
 
Saudara dan saudari dalam Kristus, marilah kita semua karena itu berusaha untuk mengikuti Tuhan dengan lebih setia dalam hidup kita, mulai sekarang. Marilah kita semua melakukan yang terbaik untuk berjalan di jalan yang telah Tuhan tunjukkan kepada kita, menempatkan Dia di atas segalanya dan mengasihi Dia dengan segenap kekuatan kita, dan melakukan hal yang sama kepada saudara-saudara kita juga. Sebagaimana Tuhan telah sangat mengasihi kita selama ini, marilah kita mengabdikan diri kita kepada-Nya dalam kasih juga, dan belajar untuk mengisi diri kita dengan kasih yang sama dalam cara kita berinteraksi satu sama lain. Marilah kita semua berusaha untuk menjadi kudus sama seperti Tuhan itu kudus, untuk mengasihi sebagaimana Dia dipenuhi dengan kasih, dan melakukan yang terbaik untuk memuliakan Tuhan melalui hidup kita. Semoga Dia terus membimbing kita dan memberdayakan kita semua untuk menjadi orang yang benar dan taat, mengikuti teladan Tuhan dalam cara orang Samaria yang baik hati bertindak terhadap saudaranya yang menderita. Amin.

Credit: Sidney de Almeida/istock.com