Selasa, 15 Juni 2021

Rabu, 16 Juni 2021 Hari Biasa Pekan XI

Bacaan I: 2Kor 9:6-11 "Allah mengasihi orang yang memberi sukacita."

Mazmur Tanggapan: Mzm 112:1-2.5-6.7-8.9 "Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan, yang sangat suka akan segala perintah-Nya." 
 
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23 "Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan menaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya."
 

Bacaan Injil: Mat 6:1-6.16-18 "Bapamu yang melihat yang tersembunyi, akan mengganjar engkau."
     
warna liturgi hijau

    Saudara-saudari terkasih, dalam Injil Yesus berbicara tentang memberi sedekah dengan cara yang tidak mencolok, lebih fokus pada Allah Bapa yang melihat secara rahasia dan meniru kemurahan hati-Nya kepada kita daripada menarik perhatian dan pujian orang lain atau bahkan, dengan tidak membiarkan tangan kiri kita tahu apa yang tangan kanan kita lakukan.  Dalam Injil kita mendengar Tuhan berbicara kepada murid-murid-Nya sehubungan dengan doa dan puasa, dan bagaimana mereka seharusnya melakukannya dan bagaimana mereka tidak boleh mengikuti cara orang Farisi melakukan doa dan puasa mereka. Kontras ditarik antara cara orang-orang Farisi melakukan doa-doa mereka dan perbuatan-perbuatan lain di depan umum sehingga semua orang dapat melihatnya dan memuji mereka, dan bagaimana orang-orang percaya sejati harus menghindari melakukan hal itu. Ini karena berdoa, berpuasa, dan tindakan iman lainnya yang kita lakukan, semuanya harus dilakukan dengan tujuan memuliakan Tuhan dan memfokuskan diri kita pada Tuhan daripada hal lain.
  
   Saudara-saudari terkasih, cara berdoa yang salah, sama seperti puasa untuk penampilan dan pujian juga merupakan cara berpuasa yang salah. Doa adalah cara komunikasi yang intim antara kita dan Tuhan, dan oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa kita menjadikan doa kita sebagai doa yang dipenuhi dengan cinta kita kepada Tuhan dan dengan keinginan tulus kita untuk berkomunikasi dengan-Nya, untuk mengetahui kehendak dan kehendak-Nya. memperdalam hubungan kita dengan-Nya. Jika kita mampu melakukan ini, maka kita telah berdoa dengan cara yang benar, dan jika kita tahu bagaimana melakukannya, kita juga harus tahu bagaimana melakukan tindakan iman lainnya dengan cara yang benar. Semoga kita semua memiliki keberanian dan keinginan yang kuat dan tulus untuk mencintai Tuhan, bersama-Nya dan berkomunikasi dengan-Nya secara teratur, agar kita benar-benar selaras dengan-Nya dan setia dalam menempuh jalan yang telah ditunjukkan-Nya. kami. Semoga Tuhan selalu bersama kita, dan semoga Dia memberkati kita semua dalam setiap perbuatan baik dan usaha kita. Amin.