Rabu, 21 Juli 2021

Kamis, 22 Juli 2021 Pesta Santa Maria Magdalena



Bacaan I: Kid 3:1-4a "Impian mempelai perempuan."

atau 2Kor 5:14-17 "Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan dibangkitkan bagi mereka."

Mazmur Tanggapan: Mzm 63:2.3-4.5-6.8-9

Bait Pengantar Injil: Yoh 20:18 "Katakanlah Maria, engkau melihat apa? Wajah Yesusku yang hidup, sungguh mulia hingga aku takjub."

Bacaan Injil: Yoh 20:1.11-18 "Ibu mengapakah engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" 

warna liturgi putih 

 Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, hari ini kita merayakan Pesta St. Maria Magdalena, salah satu pengikut terdekat Tuhan Yesus, Juruselamat kita. St Maria Magdalena disebutkan beberapa kali dalam Injil, sebagai salah satu murid Tuhan yang paling bersemangat.
 
St Maria Magdalena dihormati oleh Gereja karena dia memang telah menunjukkan iman dan dedikasi sebagai salah satu pengikut terdekat Tuhan, yang telah mengikuti Dia sepanjang pelayanan-Nya, dan mengabdikan dirinya untuk Dia dan pekerjaan-Nya, tinggal di sisi-Nya bahkan sepanjang sengsara-Nya, penderitaan dan kematian-Nya, berada di sana bersama Maria, Bunda Allah, di kaki Salib. Dan dia juga ada di sana ketika Tuhan pertama kali muncul kembali setelah Dia bangkit dari kematian.

St Maria Magdalena yang dengan gembira menyampaikan kabar kedatangan Tuhan kembali kepada para murid yang takut dan takut setelah kehilangan Tuhan dan Guru mereka, dan St Maria Magdalena yang sekali lagi mengobarkan hati mereka dengan harapan.

Teladan St. Maria Magdalena menunjukkan kepada kita semua bahwa tidak ada akhir bagi para pendosa, dan ada masa depan yang cerah bahkan bagi mereka yang telah menjadi pendosa besar, tidak peduli betapa tidak layaknya mereka di hadapan Tuhan dan manusia. St Maria Magdalena dan pertobatannya ke iman dan komitmennya kepada Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan memanggil dan memilih semua umat-Nya bahkan dari antara mereka yang dianggap paling tidak layak, agar mereka dapat berbalik ke arah terang dan mengilhami orang lain untuk mengikuti mereka.

Saudara dan saudari dalam Kristus, sebagai orang Kristen, kita juga dipanggil untuk mengikuti jejak St. Maria Magdalena, untuk bertobat kepada iman yang benar dan untuk mengarahkan kembali diri kita dan fokus kita kepada Tuhan. Meskipun kita adalah orang berdosa dan kita mungkin tidak layak, tetapi Allah melalui kasih-Nya selalu begitu murah hati dalam kebaikan dan kesabaran-Nya, dalam menjangkau kita dan memanggil kita untuk bertobat dari dosa-dosa kita. Di dalam Tuhan saja kita dapat menemukan kesembuhan dan penebusan dari dosa-dosa kita, dan kisah St Maria Magdalena adalah bukti dan jaminan bagi kita, bahwa bahkan orang-orang berdosa yang besar pun dapat menjadi orang-orang kudus yang hebat.

Yang benar-benar penting adalah fokus dan disposisi hati kita terhadap Tuhan. Kita semua dipanggil untuk menanggapi panggilan-Nya untuk kekudusan dan untuk meninggalkan masa lalu kita, kehidupan berdosa kita, seperti yang telah dilakukan oleh St. Maria Magdalena, dan kemudian menanggapi panggilan untuk menjadi bagian dari misi Gereja, yaitu bersaksi untuk iman kita dan menjadi pembawa kebenaran Allah dan Kabar Baik bagi semua umat-Nya, seperti yang dilakukan oleh St Maria Magdalena sendiri ketika dia menyampaikan kabar kebangkitan Tuhan dan menyampaikan kabar baik kepada mereka, meskipun banyak dari mereka pada waktu itu tidak percaya pada kata-katanya.
  
Semoga Tuhan menyertai kita semua dan semoga Dia menguatkan kita masing-masing sehingga kita dapat dengan berani mengikuti-Nya dengan semangat dan dedikasi yang lebih besar, di setiap saat dalam hidup kita, dan agar kita harus bertekun dengan iman, apa pun tantangannya, pencobaan dan godaan yang mungkin kita hadapi. Marilah kita semua orang berdosa tidak menjadi orang berdosa lagi, membuang belenggu dosa kita dengan kasih karunia dan pengampunan Tuhan, dan sepenuhnya diperdamaikan dan dipersatukan kembali dengan-Nya. Semoga Tuhan memberkati kita semua dan Gereja-Nya, semua umat-Nya yang setia, sekarang dan selamanya. Amin.

 

Maria Magdalena (Piero di Cosimo)