Senin, 19 Juli 2021

Selasa, 20 Juli 2021 Hari Biasa Pekan XVI

Bacaan I: Kel 14:21-15:1 "Umat Israel masuk ke tengah laut yang kering."

Mazmur Tanggapan: Kel 15:1-2.3-4.5-6 "Baiklah aku menyanyi bagi Tuhan, sebab Ia tinggi luhur."

Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23 "Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan menaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya."

Bacaan Injil: Mat 12:46-50 "Sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya, Yesus bersabda, "Inilah ibu-Ku, inilah saudara-Ku."

warna liturgi hijau 

 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, merenungkan bacaan-bacaan kitab suci hari ini, kita dipanggil untuk merenungkan iman kita kepada Tuhan dan apa artinya menjadi orang Kristen, sebagai orang-orang yang dipanggil dan dipilih Allah untuk menjadi umat-Nya. Dia telah memanggil kita untuk berjalan di jalan-Nya dan untuk percaya kepada-Nya, dan selama kita setia, kita tidak perlu takut, karena Tuhan sendiri akan selalu berada di sisi kita. Jika Tuhan selalu setia bahkan ketika kita tidak setia, lalu betapa lebih diberkatinya kita, jika kita setia?

Dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar saat ketika Tuhan membebaskan umat-Nya, orang Israel, dari tangan orang Mesir dan Firaun mereka, saat Dia memimpin mereka melalui Laut Merah, aman dan berjalan di dasar laut yang kering. saat Dia membuka laut di depan mereka. Dan kita mendengar dari Kitab Keluaran hari ini, momen kemenangan terakhir ketika Tuhan mengenyahkan kereta dan tentara Mesir ke laut, menghancurkan mereka di hadapan-Nya.

Laut menelan dan menghancurkan semua orang yang mengejar orang Israel di seberang laut, dan akhirnya orang Israel benar-benar bebas, karena mereka tidak akan lagi berada di bawah tirani atau kekuasaan Mesir dan Firaun. Tuhan yang mengasihi mereka dan berbelas kasih kepada mereka telah menunjukkan kepada mereka kebenaran yang tak terbantahkan dan bukti kasih-Nya yang abadi dan murah hati bagi mereka. Dia menyelamatkan mereka dari penderitaan besar mereka dan memulihkan harapan bagi mereka.

Melalui ini, kita semua sekali lagi diingatkan akan semua hal besar dan indah yang telah Tuhan lakukan demi kita. Sama seperti Dia telah memberkati dan merawat orang Israel dengan baik, demikian juga, Dia telah melakukan hal yang sama untuk kita, dan akan terus melakukan hal yang sama untuk kita. Namun, kita sendirilah yang sering tidak menaati-Nya dan mengabaikan-Nya, mengabaikan-Nya dan lebih memilih untuk mengikuti jalan kita sendiri daripada percaya kepada Tuhan dan jalan-Nya. Dan dalam perikop Injil hari ini, kita mendengar Tuhan mengingatkan kita semua bahwa mereka yang mengikuti Tuhan dan menaati kehendak-Nya, mereka semua dikasihi dan diberkati oleh Tuhan, mereka akan dianggap sebagai saudara dan saudari-Nya sendiri, sebagai bagian yang intim dari keluarga orang beriman.

Oleh karena itu, kita semua diingatkan akan perlunya kita semua untuk memiliki iman kepada Tuhan dan untuk berjalan dengan berani dan setia di jalan-Nya, mengingat semua yang telah Dia lakukan demi umat yang dikasihi-Nya. Kita harus menjaga iman ini tetap hidup di dalam diri kita, dan bertumbuh semakin kuat dalam komitmen kita kepada Tuhan, dan menjadi panutan satu sama lain dalam cara kita menjalani hidup kita sehingga kita dapat membantu semakin banyak orang untuk berbalik kepada Tuhan dengan iman yang diperbarui. Janganlah kita semua mudah terombang-ambing oleh keraguan atau ketakutan, atau oleh godaan lain yang sering menghalangi kita untuk benar-benar menemukan jalan kita kepada Tuhan.
 
Saudara dan saudari di dalam Kristus, marilah kita semua oleh karena itu berbalik kepada Tuhan dengan kekuatan dan semangat yang diperbarui, dan menemukan kembali kasih dan iman yang seharusnya kita miliki di dalam Tuhan, dan bagi Tuhan. Semoga Tuhan memberkati kita semua dan semoga Dia membimbing kita semua dalam perjalanan, upaya dan ikhtiar kita yang baik agar kita semakin dekat dengan Tuhan dan semakin sesuai dengan jalan yang telah Dia tetapkan. Semoga Tuhan menyertai kita semua, sekarang dan selalu, selamanya. Amin.