Minggu, 11 Juli 2021

Senin, 12 Juli 2021 Hari Biasa Pekan XV

Bacaan I: Kel 1:8-14.22 "Marilah kita bertindak terhadap orang Israel dengan bijaksana, agar mereka jangan semakin bertambah banyak."

Mazmur Tanggapan: Mzm 124:1-3.4-6.7-8 "Pertolongan kita dalam nama Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Mat 5:10 "Berbahagialah yang dikejar-kejar karena taat kepada Tuhan, sebab bagi merekalah Kerajaan Allah."

Bacaan Injil:  Mat 10:34- 11:1 "Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang."

warna liturgi hijau 

 Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, bacaan-bacaan kitab suci hari ini mengingatkan kita semua bahwa kenyataan hidup di dunia ini seringkali bisa sangat mengerikan dan kejam, dan kita mungkin sangat kecewa dengan kenyataan pahit yang kita alami dalam perjumpaan  hidup. Banyak orang harus menanggung penderitaan dan penganiayaan, seperti yang kita dengar dalam bacaan kita hari ini, pertama-tama karena mereka berprasangka dan didiskriminasi, seperti orang Israel di tanah Mesir, sementara itu, sebagai orang Kristen, kita juga sering berprasangka terhadap, dan menghadapi penganiayaan dan tentangan dari dunia.

Dalam perikop Injil kita hari ini, tentang firasat masalah dan pencobaan yang Tuhan kita sendiri telah nyatakan kepada murid-murid-Nya. Pertentangan yang terjadi semua karena banyak di antara orang-orang menolak untuk percaya kepada Tuhan, dan mereka lebih suka mengikuti keinginan dan ambisi mereka sendiri, menyerah pada godaan kemuliaan dan ketenaran duniawi.

Seperti Firaun Mesir yang menindas orang Israel dan ingin melihat mereka dihancurkan, semua ini lahir dari keputusasaan dan ketakutan, karena umat manusia cenderung takut untuk melepaskan dan kehilangan harta berharga mereka, kekuatan, hak istimewa, ketenaran dan kemuliaan mereka.  Karena itu, semua hal itu sering mengaburkan penilaian manusia, dan menyebabkan banyak kesengsaraan terhadap umat Tuhan yang setia, semua orang yang masih berpegang teguh pada kebenaran Tuhan dan menolak untuk membiarkan masalah dan masalah duniawi memalingkan mereka dari jalan kebenaran. Tuhan atau memimpin mereka ke jalan korupsi.

Saudara dan saudari dalam Kristus, sebagai orang Kristen kita semua dipanggil untuk tetap setia kepada Tuhan terlepas dari cobaan dan kesengsaraan ini. Kita tidak boleh membiarkan diri kita terombang-ambing atau disesatkan oleh ketakutan, keputusasaan, dan keraguan, yang telah membawa begitu banyak saudara kita ke jalan yang salah, dan membuat umat manusia melakukan begitu banyak dosa pedih seperti yang dilakukan oleh Firaun. Sebaliknya, kita harus belajar untuk percaya kepada Tuhan dan untuk menjaga pandangan kita dan fokus dengan mantap kepada-Nya.

Kita semua dipanggil sebagai orang Katolik untuk menjadi pembawa kebenaran Tuhan, kasih dan anugerah-Nya, jaminan hidup kekal dan kemuliaan bagi kita. Kita telah menerima kebenaran yang sama ini dari Tuhan melalui Gereja-Nya dan melalui karya para Rasul dan penerus mereka, uskup dan imam kita, dan semua orang yang telah bekerja demi satu iman yang benar. Sekarang, kita dipanggil untuk mengikuti jejak mereka dengan setia, berkomitmen pada diri kita sendiri setiap saat dalam hidup kita, untuk menjadi teladan dan teladan Kristen yang memberi inspirasi bagi satu sama lain.

 Semoga Tuhan selalu bersama kita dan semoga Dia terus berjalan di jalan bersama kita, bersama sebagai satu umat, agar kita selalu berkomitmen dalam segala hal, dan tumbuh untuk semakin mencintai-Nya, dan selalu lebih dekat dengan-Nya. . Semoga Tuhan memberkati kita semua dan perbuatan baik dan usaha kita, sekarang dan selamanya. Amin.

 

CC0