Selasa, 07 September 2021

Rabu, 08 September 2021 Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria

Lisensi foto:CC0

Bacaan I: Mikha 5:1-4a "Tibalah saatnya perempuan yang mengandung itu melahirkan."

atau Roma 8:28-30


Mazmur Tanggapan: Mzm 13:6ab,6cd "Aku bersukacita dalam Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16 "Berbahagialah engkau, hai Perawan Maria, dan sangat terpuji. Sebab dari padamu telah terbit Sang Surya Keadilan, yakni Kristus, Allah kita"

Bacaan Injil: Mat 1:1-16.18-23 (1:18-23) "Anak yang ada di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus."
 
warna liturgi putih
    
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini kita merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria, memperingati hari kelahiran Bunda Allah yang Terberkati, Maria, menandai hari ketika Bunda Tuhan dan Juruselamat kita lahir ke dunia ini. Saat kita merayakan Pesta Kelahiran Perawan Maria yang Terberkati hari ini, kita semua dipanggil untuk memandang Maria, pada iman dan pengabdiannya kepada Allah, pada kehidupannya yang lurus.
  
 Maria adalah teladan terbaik kita di antara semua anak-anak Allah, sebagai orang yang telah dipilih dan diberi rahmat khusus untuk bebas dari noda dosa asal, tak bernoda dan murni, dan pada saat yang sama waktu, penuh cinta dan komitmen kepada Tuhan. Maria adalah Wanita yang Tuhan telah janjikan kepada kita semua, umat-Nya yang terkasih, yang darinya keselamatan dunia ini akan datang, melalui perannya sebagai Bunda dari Juruselamat semua, Tuhan kita Yesus Kristus.

Melalui Maria, Allah telah memenuhi janji-janji-Nya yang telah lama ditunggu-tunggu kepada semua umat-Nya, menyatakan kepada mereka keselamatan-Nya melalui seorang wanita yang sederhana dan rendah hati, perawan dari Nazaret, sebuah kota kecil kecil dan tidak penting di Galilea, di pinggiran dunia Yahudi. dan pemukiman pada saat itu. Maria secara khusus dipersiapkan oleh Tuhan, oleh rahmat tunggal, dikuduskan dan dibuat menjadi tak bernoda dan murni, sepenuhnya bebas dari noda dosa asal, sehingga bejana yang dibuat oleh tangan Tuhan ini, layak untuk menanggung diri-Nya dan keilahian-Nya. keberadaannya ke dunia ini.

Ya, sama seperti Tabut Perjanjian yang lama dibuat oleh tangan manusia dan dibuat dengan barang-barang terbaik dari Bumi, dan dikuduskan oleh Tuhan, maka, Tabut Baru, dari Perjanjian Baru Tuhan, Maria, putri terkasih Allah dan penuh rahmat, dibuat bukan oleh tangan manusia tetapi dirancang dan disiapkan oleh Allah, dibuat murni dan tak bernoda, yang dimungkinkan oleh kehendak dan kuasa Allah, untuk disucikan dan siap untuk kedatangan keselamatan-Nya, Sabda Ilahi. dari Allah yang berinkarnasi dalam daging, menjadi Anak Manusia yang tinggal di dalam rahim Maria.

Kelahiran Maria menandai saat ketika keselamatan Tuhan mulai muncul ke dunia, ketika Tuhan perlahan-lahan mengungkapkan kepada kita semua kebenaran tentang diri-Nya dan rencana-Nya bagi kita. Namun, ini adalah kisah yang bahkan lebih menakjubkan karena Tuhan tidak memilih yang kaya dan berkuasa, yang berpengaruh dan besar untuk melakukan pekerjaan keselamatan-Nya, tetapi sebaliknya, Dia memilih seorang wanita biasa, dari kemungkinan keluarga miskin di Nazaret, di pinggiran untuk menjadi orang yang Dia pilih untuk menjadi Bunda Juruselamat.

Dan mengapa ini penting bagi kita? Ini menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan memilih kita semua orang berdosa, tidak layak seperti kita, dan memanggil kita untuk menjadi murid dan pengikut-Nya, dan sama seperti Dia telah memilih Maria, untuk menjadi orang yang melahirkan Mesias, dan menjadikannya penuh rahmat. Kita semua telah dipanggil dari latar belakang kita yang paling biasa, dari berbagai pekerjaan dan kehidupan kita, untuk menjadi murid Tuhan yang sejati dan penuh kasih. 
  
Saat kita bersukacita bersama merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria, marilah kita semua terus mempercayakan diri kita kepada Tuhan melalui ibu-Nya yang terberkati, yang juga ibu kita. Marilah kita semua menghadap Tuhan dan membiarkan diri kita dibimbing kepada-Nya oleh ibu kita yang selalu sabar dan penuh kasih, yang selalu berdoa dan bersyafaat demi kita dari Surga, di sisi Takhta Putranya yang mulia. Semoga Tuhan mengindahkan doanya demi kita, dan semoga Dia mengasihani kita orang berdosa, dan membawa kita semua kepada-Nya, ke dalam kepenuhan kasih karunia-Nya dan kehidupan kekal sukacita sejati. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.