Jumat, 26 November 2021

Sabtu, 27 November 2021 Hari Biasa Pekan XXXIV

Bacaan I: Dan 7:15-27 "Pemerintah, kekuasaan, dan keagungan akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Allah Yang Mahatinggi."

Kidung Tanggapan: Dan 3:82.83.84.85.86.87 "Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya."

Bait Pengantar Injil: Luk 21:36 "Berjaga-jaga dan berdoalah selalu, agar kalian layak berdiri di hadapan Anak Manusia."

Bacaan Injil: Luk 21:34-36 "Berjaga-jagalah agar kalian terluput dari malapetaka yang terjadi."
       
warna liturgi hijau 
 
 Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, merenungkan bacaan-bacaan liturgi hari ini, pada hari terakhir tahun liturgi kita saat ini, kita semua diingatkan kembali seperti yang terus-menerus kita lakukan selama sisa minggu ini tentang kedatangan Tuhan. dan keselamatan-Nya di akhir zaman. Kita diingatkan untuk tidak berpuas diri dan bermalas-malasan dalam menjalani hidup di dunia ini agar kita tidak terjebak dalam ketidaksiapan dan ketidaktahuan akan datangnya penghakiman dan waktu perhitungan Tuhan.

Saat kita mendengarkan dari bacaan pertama kita hari ini yang diambil dari Kitab nabi Daniel, kita mendengar kesimpulan dari bacaan apokaliptik minggu ini dari Kitab Daniel, merinci visi surgawi Daniel mengenai akhir zaman dan kedatangan keselamatan Tuhan. Daniel telah melihat bagaimana umat Allah yang setia akan menghadapi penderitaan, pencobaan dan tantangan sama seperti dia sendiri dan rekan-rekan senegaranya yang lain dalam iman juga menderita karena iman mereka yang terus-menerus kepada Allah selama pengasingan mereka di Babel.

Tuhan menunjukkan Daniel visi orang-orang yang akan menganiaya orang-orang yang setia, binatang-binatang besar dalam visinya yang membawa penderitaan dan akan menyebabkan kerusakan besar bagi umat Allah. Seperti yang saya sebutkan di hari-hari sebelumnya minggu ini, jenis penglihatan yang sama juga diberikan secara lebih rinci kepada St. Yohanes yang dia catat dalam Wahyu-Nya. Melalui apa yang telah kita dengar dari kedua sumber, binatang-binatang besar di akhir zaman itu sebenarnya mengacu pada kekuatan Iblis, musuh besar semua umat beriman, yang mencoba membawa kehancuran kita dengan berbagai cara.

Binatang-binatang itu juga merupakan representasi metaforis dari kerajaan-kerajaan dan negara-negara besar yang dulu dan akan menjadi yang di masa depan kita sendiri yang membawa dan akan membawa penganiayaan besar terhadap umat beriman. Kita  tentu tahu bagaimana otoritas Yahudi dan kemudian Romawi menganiaya orang-orang Kristen, para pemimpin mereka dan umat beriman dalam banyak kesempatan, dan kemudian diikuti oleh begitu banyak kesempatan lain sepanjang sejarah, para martir yang tak terhitung jumlahnya yang diciptakan dari banyak episode penganiayaan yang berkelanjutan. umat beriman dan Gereja.

Bahkan sampai hari ini, banyak saudara dan saudari kita masih dianiaya setiap hari dan tidak diberi kesempatan untuk mempraktekkan iman mereka secara bebas dan terbuka. Banyak yang harus bersembunyi dan menjaga iman mereka secara rahasia, sama seperti bagaimana orang-orang Kristen perdana harus bersembunyi dari pihak berwenang di tengah banyak penganiayaan brutal terhadap mereka. Dan bahkan di tempat lain, bahkan mungkin di komunitas kita sendiri, di mana orang Kristen tidak dianiaya, kita dapat melihat perpecahan yang semakin besar dengan kebenaran fundamental Kristen dan bagaimana semakin banyak orang yang berpegang pada kebenaran Tuhan diejek, dikucilkan dan dipinggirkan.

Saudara-saudari di dalam Kristus, seperti yang kita dengar dari perikop Injil kita hari ini di mana Tuhan mengingatkan semua murid-Nya untuk menjaga diri dari mabuk dan juga berpuas diri dan selalu siap untuk apa pun yang datang kepada kita, maka kita semua diingatkan untuk aktif dalam menjalani hidup kita dan berani dalam menjaga iman kita hidup dan hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Tuhan telah menyediakan dan memberkati kita dengan banyak hal, dengan kebenaran, kebijaksanaan, dan bimbingan-Nya, jadi kita harus memanfaatkan dengan baik banyak kesempatan yang telah Dia berikan kepada kita.

Menjelang akhir tahun liturgi yang sekarang ini dan memulai yang baru dengan masa Adven, marilah kita semua bertanya kepada diri kita, apakah kita siap untuk menjalani hidup kita dengan cara baru, menurut jalan yang Tuhan telah menunjukkan kepada kita? Dan apakah kita siap untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik dan tidak lagi tunduk pada godaan keduniawian dan keinginan jahat kita? Marilah kita merenungkan hal ini dengan hati-hati di dalam hati kita dan melihat bagaimana kita harus menjalani hidup kita yang baik mulai sekarang.

Saat kita memasuki masa Adven yang baru mulai besok, marilah kita semua mempersiapkan hati dan pikiran kita, seluruh diri kita untuk menyambut Tuhan dan siap untuk merayakan Natal dengan layak. Marilah kita tidak lagi bermalas-malasan dan berpuas diri, tetapi selalu siap untuk menyambut Tuhan dengan sepenuh hati ke dalam rumah kita, ke dalam hati kita dan ke dalam diri kita sendiri. Semoga Tuhan beserta kita semua dan semoga Dia memberkati kita semua dalam setiap usaha kita, sekarang dan selamanya. Amin.