November 28, 2021

Senin, 29 November 2021 Hari Biasa Pekan I Adven

Bacaan I: Yes 2:1-5 "Tuhan menghimpun semua bangsa dalam kerajaan damai abadi Allah."

Mazmur Tanggapan: Mzm 122:1-2.3-4a. (4b-5.6-7). 8-9

Bait Pengantar Injil: Mzm 80:8 "Ya Allah, pulihkanlah kami buatlah wajah-Mu bersinar, maka selamatlah kami."

Bacaan Injil: Mat 8:5-11 "Banyak orang akan datang dari timur dan barat masuk Kerajaan Surga."
     
     
warna liturgi ungu 
 
 Injil untuk Senin Hari Biasa Pekan I Adven ini adalah kisah perwira yang mendekati Yesus meminta Dia untuk menyembuhkan hamba-Nya. Yesus diam-diam setuju untuk pergi bersama perwira itu ke rumahnya. Perwira itu, bagaimanapun, tidak nyaman bagi Yesus untuk datang ke rumahnya. Dia mengatakan kepada Yesus bahwa dia tidak merasa cukup “layak” bagi Yesus untuk masuk ke rumahnya. Perwira itu percaya bahwa Yesus memiliki kuasa untuk menyembuhkan hamba-Nya tanpa melihat orang itu atau menyentuhnya.

Yesus tercengang melihat iman orang ini kepada-Nya. Perwira itu bukan seorang Yahudi, namun dia dengan jelas percaya bahwa Yesus memiliki kuasa untuk menyembuhkan hambanya. Perwira itu pasti telah mendengar bahwa Yesus telah menyembuhkan orang lain dan melakukan mukjizat. Bagaimanapun, perwira itu percaya bahwa Yesus memiliki kemampuan dan kuasa untuk juga menyembuhkan hamba kepercayaannya.

Perwira itu sangat khawatir bahwa Yesus akan menolak permintaannya. Mungkin dia khawatir bahwa Yesus telah mendengar tentang masa lalunya atau reputasinya. Yesus dengan tenang menjawab, “Aku akan datang menyembuhkannya.” Dan kita tahu bahwa Yesus menyembuhkan hamba-Nya. Yesus juga memuji orang ini karena iman dan kepercayaannya kepada-Nya. Yesus memberi tahu perwira itu bahwa sejauh ini dia belum pernah mengalami iman yang begitu dalam kepada-Nya oleh siapa pun di Israel!

Apakah keyakinan dan kepercayaan kita kepada Yesus sekuat iman yang dimiliki perwira itu? Apakah kita percaya bahwa Yesus mendengar doa-doa kita? Apakah kita cukup mempercayai Yesus untuk dengan jujur ​​meminta kepada Yesus apa yang kita butuhkan atau inginkan? Apakah kita melanjutkan kepercayaan kita kepada-Nya bahkan ketika kita tidak segera mendapatkan tanggapan?

Kadang-kadang, saya berasumsi bahwa kita semua memiliki keinginan dan harapan untuk keajaiban pada waktu yang berbeda dalam hidup kita. Kita dapat berdoa untuk kesembuhan fisik, emosional atau spiritual. Atau kita mungkin meminta Yesus untuk menyembuhkan seseorang atau untuk menyelesaikan situasi yang sulit. Kenyataannya adalah bahwa kita mungkin tidak mendapatkan “keajaiban” yang kita doakan. Namun, Yesus akan menanggapi kita! Kita mungkin harus percaya dan menunggu tanggapan-Nya!

Akankah kita terus mendengarkan dan percaya bahwa Yesus mendengarkan kita dan akan menjawab kita? Akankah kita menunggu dengan hati terbuka, pikiran terbuka, mata terbuka, dan telinga terbuka?

Hari ini marilah kita saling mendoakan agar kita benar-benar percaya bahwa Yesus bekerja di dalam kita — bahkan jika kita tidak memiliki bukti untuk membuktikannya! 
 
catholictv.org