Rabu, 08 Desember 2021

Kamis, 09 Desember 2021 Hari Biasa Pekan II Adven

Bacaan I: Yes 41:13-20 "Yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel."

Mazmur Tanggapan: Mzm. 145: 9,10-11,12-13ab, R: 8 "Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya."

Bait Pengantar Injil: Yes 45:8 "Hai langit, turunkanlah embunmu, hai awan, hujankanlah keadilan. Hai bumi, bukalah dirimu, dan tumbuhkanlah keselamatan."

Bacaan Injil:  Mat 11:11-15 "Tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis."

warna liturgi ungu

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini kita merenungkan Sabda Tuhan dalam Kitab Suci di mana kita mengetahui tentang jaminan yang Dia berikan kepada umat-Nya bahwa Dia akan selalu bersama mereka dan mereka semua akan dihibur dan diberkati oleh Tuhan.   Ini adalah pesan harapan yang diingatkan kepada kita semua saat kita terus maju melalui masa Adven ini dan sekarang hampir setengah jalan melalui masa ini dan waktu persiapan untuk Natal.

Bacaan pertama kita hari ini yang diambil dari Kitab nabi Yesaya adalah pengingat bagi umat Allah yang setia di kerajaan Yehuda, tempat di mana Yesaya melakukan pekerjaan dan pelayanannya. Tuhan mengingatkan umat-Nya bahwa Dia tidak akan meninggalkan mereka, dan tetap mengasihi mereka semua terlepas dari segala kejahatan dan kekejaman yang telah mereka lakukan kepada-Nya, dalam ketidaktaatan dan pemberontakan mereka, dalam tindakan dan kehidupan mereka yang penuh dosa. Saat itu, umat Tuhan sudah lama murtad, meskipun dari waktu ke waktu, mereka bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Umat ​​Tuhan telah mengalami banyak kemunduran, rintangan dan tantangan dari kekalahan yang mereka alami di tangan tetangga dan musuh mereka. Mereka telah direndahkan dan dibuat tunduk di hadapan orang-orang yang telah mengalahkan dan menghancurkan mereka. Ini karena mereka memiliki sedikit iman kepada Tuhan, dan mereka telah memilih untuk meninggalkan-Nya dan mengabaikan kebenaran, hukum, dan ajaran-Nya, dan lebih suka mengikuti jalan mereka sendiri dan mencari bantuan dari berhala-berhala kafir dan sumber penghiburan duniawi lainnya daripada mempercayai dan tergantung pada Tuhan.

Tapi Tuhan tetap sabar dan mengasihi mereka, apapun yang terjadi. Fakta bahwa Dia masih mengutus mereka utusan dan nabi-Nya, dan merawat mereka dari waktu ke waktu adalah tanda betapa setianya Tuhan terhadap Perjanjian yang telah Dia buat dan perbarui dengan kita. Tuhan selalu berusaha menjangkau kita, namun banyak dari kita dengan sengaja mengabaikan-Nya dan berpaling dari-Nya, tidak mendengarkan panggilan-Nya dan mengabaikan upaya-Nya untuk mengasihi kita dan memelihara kita.

   
Namun, Tuhan masih mengutus kita hamba-hamba-Nya, dan seperti yang kita dengar dalam perikop Injil kita hari ini, Dia mengutus Yohanes, yaitu St. Yohanes Pembaptis sebagai Pemberita-Nya untuk mewartakan kedatangan-Nya ke dunia ini dan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya. Dia mengungkapkan kepada kita semua kebenaran tentang kasih Tuhan bagi kita ketika Dia sendiri muncul dalam bentuk dan keberadaan manusia, dan terlepas dari semua ketidaksetiaan dan keberdosaan kita, Dia masih dengan penuh kasih memikul Salib-Nya, memeluk kita dan mengampuni dosa-dosa kita. Dan Dia melakukannya dengan menderita demi kita, menanggung rasa sakit dan duka di Salib, itu adalah hukuman atas dosa-dosa kita.

Saat kita melewati masa Adven ini, memang kita semua terus-menerus diingatkan berulang kali bahwa Tuhan selalu mengasihi kita dan Dia telah memberi kita jaminan kasih-Nya melalui Kristus, yang datang ke dunia ini kita peringati dan rayakan Natal ini. Masa Adven ini kita diundang untuk meluangkan waktu untuk merenungkan kebenaran ini tentang kasih Tuhan bagi kita, dan kita juga dipanggil untuk merenungkan bagaimana masing-masing dari kita telah menanggapi kasih, belas kasihan dan belas kasih-Nya yang murah hati.  

Marilah kita memanfaatkan masa Adven ini dengan baik untuk membedakannya dengan cermat dan melihat bagaimana kita dapat mempersiapkan diri kita dengan lebih baik sehingga kita dapat benar-benar memahami Tuhan dan kasih-Nya, serta bersedia dan layak untuk menyambut Dia dengan sungguh-sungguh ke dalam hati dan hati kita. makhluk saat kita merayakan Natal dalam beberapa hari mendatang. Semoga Tuhan memberkati kita semua dan semoga Dia menguatkan kita masing-masing, sekarang dan selamanya. Amin.




foto: catholictv.org