Desember 19, 2021

Senin, 20 Desember 2021 Hari Biasa Khusus Adven

NOVENA NATAL HARI KELIMA
 
Bacaan I: Yes 7:10-14 "Seorang perempuan muda akan mengandung."

Mazmur Tanggapan: Mzm 24:1-2. 3-4ab. 5-6

Bait Pengantar Injil: O Tuhan, Kunci Kerajaan Allah, datanglah dan bebaskanlah umat-Mu dari perbudakan.

Bacaan Injil: Luk 1:26-38 "Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki."
 
warna liturgi ungu
 
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, melalui bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini, kita terus diingatkan akan kebenaran apa yang akan kita rayakan di masa Natal yang akan datang, sementara kita menunggu hari perayaan untuk menghormati Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, yang dengan rela turun kepada kita dalam wujud manusia, lahir sebagai Anak Manusia, dari Perawan Maria yang Terberkati, ibu-Nya, memenuhi janji-janji yang telah dibuat Allah sendiri kepada kita melalui para nabi-Nya.

Dalam bacaan pertama kita hari ini, yang diambil dari Kitab Nabi Yesaya, kita mendengar tentang pertemuan antara Yesaya dan raja Ahaz dari Yehuda, di mana raja menolak untuk meminta tanda dari Tuhan, yang mungkin dianggap sebagai tanda kerendahan hati, tetapi sebenarnya lebih mungkin merupakan tanda kurangnya iman akan kuasa dan pemeliharaan Tuhan, mengingat Ahaz adalah salah satu raja Yehuda yang tidak menaati Tuhan dan perintah-perintah-Nya, dan sebaliknya, menyesatkan orang-orang ke jalan dosa. . Oleh karena itu, nabi Yesaya berbicara secara nubuat tentang firman Tuhan, tentang Tanda agung yang akan Dia nyatakan di hadapan semua orang, menunjukkan kebenaran tentang kasih-Nya bagi semua umat-Nya.

Seperti yang diucapkan oleh sang nabi, nubuatan yang sekarang terkenal ini adalah rujukan langsung kepada kedatangan Tuhan melalui Maria, Perawan yang akan melahirkan seorang Putra, dan menjadi tanda bagi semua bangsa. Itu adalah wahyu dari rencana keselamatan Allah bagi umat-Nya dan segala sesuatu yang telah Dia lakukan dengan rela demi kita, karena kasih-Nya yang paling murah hati bagi kita masing-masing, tanpa kecuali. Dia rela berinkarnasi dalam daging, dilahirkan sebagai Manusia, di dalam Yesus Kristus, Putra Manusia dan Putra Allah, untuk mempersembahkan atas nama kita, sebagai Imam Besar Kekal kita, persembahan yang sempurna dan layak untuk penebusan dosa-dosa kita.

Dan semua ini terjadi berkat kerja sama dan kesediaan Maria, yang mendengarkan Kabar Baik yang luar biasa yang diungkapkan oleh Malaikat Gibrael, mengungkapkan di hadapannya akan menjadi apa dia, yaitu menjadi Bunda Allah sendiri, menjadi pembawa Yang Kudus dari Allah, Putra tunggal Allah sendiri. Dengan kuasa Roh Kudus, dia akan melahirkan Anak Allah sendiri yang dikandung di dalam rahimnya dalam daging. Melalui dia, kasih Tuhan menjadi nyata dan terlihat oleh kita, dan melalui kerjasama aktifnya dalam karya keselamatan Tuhan, Maria membawa Juruselamat sendiri ke dunia ini.

Saudara dan saudari di dalam Kristus, ketika kita mendengar kata-kata ini dari Kitab Suci, kita diingatkan lagi bahwa semua persiapan kita Adven ini adalah waktu bagi kita untuk menemukan kembali makna Natal yang sebenarnya. Ini adalah sesuatu yang sering dilupakan bahkan di antara kita orang Kristen, karena kita sering dibanjiri dan diliputi oleh komersialisasi Natal yang berlebihan di sekitar kita. Kita telah melihat begitu banyak bukti tentang bagaimana Natal sekuler telah mengalihkan kita dari makna-makna Natal yang sebenarnya.

Tidak salah merayakan Natal, dan memang seharusnya kita semua merayakan Natal dengan penuh suka cita dan kemeriahan. Tetapi di tengah semua perayaan dan pesta pora itu, harus ada Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita yang hadir, atau perayaan Natal kita tidak ada artinya dan kosong, dan hanyalah perayaan keserakahan dan keinginan manusiawi kita akan kesenangan dan kelebihan duniawi. Banyak dari kita berusaha untuk mengalahkan satu sama lain dalam kemewahan dan detail perayaan Natal kita, namun kita lupa bahwa Natal adalah semua tentang Kristus dan semua yang telah Dia lakukan bagi kita, sehingga melalui Dia kita memang dapat bersukacita dan bergembira karena kita telah diselamatkan.

Saat kita semakin dekat dengan Natal, marilah kita semua semakin dekat untuk menyadari betapa pentingnya Kristus bagi kita semua, Kasih Tuhan menjadi nyata. Dengan dilahirkan dalam daging, Dia telah membuat kita semua melihat Cahaya Abadi dan Sukacita surgawi, dan melalui Dia, kita yang hidup di dunia kegelapan akhirnya dapat melihat Cahaya Harapan, dan jalan keluar dari kesulitan kita. dan penderitaan. Semua ini adalah berkat kasih yang dengan murah hati dan sabar telah Allah tunjukkan kepada kita sepanjang waktu dan sejarah, bahkan sampai saat ini, dan untuk masa depan yang tak terduga.

Lalu, apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan terus mengabaikan Dia dan mengesampingkan Dia dalam hidup kita? Apakah kita akan merayakan Natal dengan banyak kemeriahan, tetapi diri-Nya sendiri sebagai Dia yang seharusnya kita rayakan dikesampingkan dan dilupakan? Ingatlah bagaimana Dia telah mengasihi kita dan melakukan segalanya untuk kita, bahkan untuk melucuti diri-Nya dari semua martabat dan kemuliaan, kekuasaan dan keagungan, untuk menderita dan mati bagi kita di kayu Salib, sehingga dengan pengorbanan dan kematian-Nya, kita semua dapat memiliki hidup melalui Dia. Semoga Tuhan menyertai kita semua, dan semoga Dia menguatkan kita semua di setiap saat dalam hidup kita, agar kita selalu tetap setia kepada-Nya, sekarang dan selamanya. Amin.