Mei 22, 2022

Senin, 23 Mei 2022 Hari Biasa Pekan VI Paskah

Bacaan I: Kis 16:11-15 "Tuhan membuka hati Lidia, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus."
       
Mazmur Tanggapan: Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b "Tuhan berkenan kepada umat-Nya"

Bait Pengantar Injil: bdk. Yoh 15:26b.27b "Roh Kebenaran akan bersaksi tentang Aku, sabda Tuhan; tetapi kamu juga harus bersaksi."

Bacaan Injil: Yoh 15:26--16:4a "Roh kebenaran bersaksi tentang Yesus."
      
  warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau kunjungi renunganpagi.id silakan klik tautan ini

Injil ini dimulai dengan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa Dia akan mengutus seorang Penghibur kepada mereka dari Bapa-Nya. Penghibur ini akan menjadi Roh Kebenaran dan akan bersaksi tentang Yesus. Pada gilirannya, para murid akan pergi dan bersaksi tentang Yesus kepada orang lain dan kepada dunia.

Saya bertanya-tanya apa yang para murid pikirkan ketika Yesus berkata mereka bahwa mereka akan mengubah dunia melalui kesaksian mereka? Apakah mereka pikir ini akan menjadi agung dan mulia? Apakah mereka bertanya-tanya apakah mereka akan menjadi terkenal? Yesus dengan cepat menghilangkan ilusi kebesaran atau kemuliaan memperingatkan mereka bahwa mereka akan dianiaya karena kesaksian mereka, diusir dari sinagoga, dan bahkan mungkin dihukum mati! Dapatkah Anda membayangkan bagaimana reaksi para murid terhadap kata-kata Yesus? Apakah mereka merasa takut atau diberdayakan? Apakah komitmen dan kasih mereka kepada Yesus begitu dalam dan kuat sehingga mereka bertekad untuk mengikuti Dia bahkan jika mereka mungkin dianiaya atau mungkin dihukum mati?

Seberapa besar komitmen kita kepada Yesus? Kemungkinan besar kita tidak akan digantung di kayu salib; namun, jika kita memilih untuk mengikuti jejak Yesus, kita mungkin juga harus menghadapi kritik, penghakiman, atau bahkan penganiayaan. Sedih untuk dikatakan, dunia kita saat ini tidak jauh berbeda dengan dunia tempat Yesus hidup. Dengarkan saja berita pagi atau sore hari. Di banyak kota, ada laporan kejahatan, pembunuhan, penembakan, dan masalah lainnya. Belum lama ini kita juga mendengar seorang Kardinal di Hong Kong berusia 90 tahun ditangkap oleh polisi. Kita jarang mendengar kabar baik.
 
Dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar tentang kisah misi Rasul Paulus saat ia memberitakan Kabar Baik Injil kepada umat Allah, pekerjaan yang telah dilakukan Rasul ini dalam mewartakan kebenaran Tuhan kepada orang-orang, baik bagi orang Yahudi maupun non-Yahudi, di seluruh wilayah Mediterania.  Ia pergi dari satu tempat ke tempat lain, kadang sendirian dan kadang dengan satu atau dua orang sahabat, kadang ditolak, dan di lain waktu disambut dan diterima oleh orang banyak. Tetapi Rasul Paulus menemukan bantuan di sepanjang jalan, seperti yang telah kita dengar dalam bacaan pertama kita hari ini, di mana seorang wanita yang setia membantunya dan menyambutnya di tempatnya.
  
   Ini juga terjadi di seluruh pelayanannya yang lain, dan ada cukup banyak murid dan orang percaya yang membantu para Rasul dengan pekerjaan mereka, sehingga mereka benar-benar tidak perlu khawatir karena Tuhan memang bersama mereka, membimbing dan mendorong mereka di sepanjang jalan. Para Rasul mempercayakan diri mereka kepada Tuhan dan mengizinkan Dia untuk membimbing mereka ke mana pun mereka diperintahkan untuk pergi. Mereka tahu bahwa mereka tidak perlu takut akan apa pun karena Tuhan selalu di sisi mereka dan Dia akan selalu menyediakan bagi mereka, sehingga dalam apa pun yang mereka lakukan, mereka akan selalu berbuah dan diberkati dalam segala hal. 
  
Pekerjaan Gereja, pekerjaan evangelisasi dan semuanya belum selesai. Masih banyak bagian dan wilayah di dunia ini yang belum tersentuh cahaya dan kebenaran Tuhan, dan masih banyak orang yang tidak menyadari kebenaran-Nya, dan mengalami salah memahami tentang siapa Dia sebenarnya. Jika kita ingin mengikuti jejak Yesus, kita harus berusaha untuk memperhatikan kabar baik dalam hidup kita dan di dunia kita. Mungkin kita bisa membuat kabar baik dengan mencerahkan hari seseorang. Siapa tahu? Jika kita berusaha membawa kabar baik ke rumah, kota, dunia kita, mungkin praktik ini akan menjadi viral dan menular. Saudara-saudari dalam Kristus, marilah kita semua oleh karena itu berdoa memohon bimbingan dan kekuatan dari Tuhan, agar melalui Roh Kudus-Nya, yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita, Tuhan membantu kita untuk menjadi murid yang semakin setia dan berkomitmen, peran yang semakin baik. teladan dan inspirasi bagi satu sama lain dalam hal bagaimana kita menghayati iman kita mulai sekarang. Amin.