Juni 10, 2022

Sabtu, 11 Juni 2022 Peringatan Wajib St. Barnabas, Rasul

 

Bacaan I: 1Raj 19:19-21 "Elisa bersiap-siap lalu mengikuti Elia."

Mazmur Tanggapan: Mzm 16:1-2a.5.7-8.9-10

Bait Pengantar Injil: Mzm 119:36a, 29b "Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan karuniakanlah hukum-Mu kepadaku."     

Bacaan Injil: Mat 5:33-37 "Aku berkata kepadamu, jangan sekali-kali bersumpah."
    
warna liturgi merah
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 


Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, hari ini kita merayakan Pesta St. Barnabas, Rasul. St Barnabas menurut tradisi Apostolik adalah seorang Yahudi yang hidup dan berasal dari Siprus, salah satu orang Yahudi yang tinggal di diaspora, yang menjadi percaya kepada Kristus dan menjadi salah satu murid dan pengikut Kristus yang paling awal setelah Kebangkitan-Nya, dan yang memberi dirinya untuk pelayanan Tuhan dan Gereja-Nya, di mana dia dan St. Paulus berhasil mempertobatkan banyak orang bukan Yahudi selama pekerjaannya, dan keberhasilannya di Antiokhia dan wilayah seperti yang disebutkan dalam bacaan pertama kita hari ini menyebabkan dia dan St Paulus dikirim untuk menginjili dan melayani umat beriman di banyak bagian di wilayah Mediterania. Para Rasul mendoakan mereka dan mengirim mereka kepada orang-orang di daerah misi mereka untuk membawa kebenaran Allah kepada mereka.

St Barnabas dan St Paulus melalui banyak hal bersama-sama, menghadapi rintangan dan tantangan, harus menanggung penganiayaan dan penolakan seperti mereka berhasil mendapatkan banyak keberhasilan di beberapa tempat juga. Dia membantu untuk memperjuangkan tujuan orang-orang bukan Yahudi, bahwa mereka tidak perlu mematuhi dan mengikuti seluruh kebiasaan dan praktik Yahudi, bertentangan dengan apa yang beberapa di antara orang-orang Kristen yang pindah agama, terutama dari kalangan Farisi, telah menekan Gereja untuk melakukannya. St Barnabas juga melakukan banyak hal lain untuk kepentingan umat beriman dan komunitas Kristen yang lebih besar.

St Barnabas terus menjalankan misi penginjilan kepada banyak orang dan membangun iman Kristen dan pijakannya di berbagai tempat dan komunitas. Dia terus melakukan pekerjaannya bahkan setelah dia berpisah dengan St. Paulus dan terus menginjili orang-orang dengan bantuan beberapa penolong lainnya, melayani Tuhan dengan kemampuan terbaiknya. Dia membantu banyak orang untuk mengenal Tuhan dan berbalik dari jalan mereka yang penuh dosa. St Barnabas membantu mendirikan banyak komunitas Gereja baru dan membantu mereka semua untuk tetap setia kepada Tuhan. Akhirnya, dia juga menjadi martir karena imannya kepada Tuhan.

Dalam bacaan Injil kita hari ini, kita kemudian mendengar firman Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya, ketika Dia mengutus mereka, berdua-dua, untuk pergi ke hadapan-Nya dan melakukan pekerjaan yang Dia utus untuk mereka lakukan. Dia menyuruh mereka pergi dari satu tempat ke tempat lain, mengkhotbahkan firman kebenaran dan kasih-Nya, memanggil semua orang untuk kembali kepada Tuhan dan mengikuti-Nya. Dia mengatakan kepada mereka untuk melakukan semua keajaiban dan pekerjaan yang Dia akan membimbing mereka semua untuk melakukannya. Dia mengatakan kepada mereka untuk hidup di antara orang-orang yang telah mereka utus, dan Tuhan akan menyediakan bagi mereka di mana pun mereka disambut, diterima, dan berhasil.

Sekarang, saudara dan saudari di dalam Kristus, masing-masing dari kita juga berbagi misi yang sama yang telah Tuhan percayakan kepada murid-murid-Nya saat itu. Pekerjaan dan misi Gereja masih jauh dari selesai, dan kita harus menyadari bahwa kita adalah bagian dari pekerjaan dan upaya Gereja untuk melanjutkan misi yang masih diharapkan Tuhan untuk kita selesaikan ini. Kita harus aktif melayani pekerjaan Tuhan dan menjawab panggilan-Nya kepada kita, sebagaimana Dia memanggil kita untuk menjadi misionaris-Nya, saksi terang, kebenaran dan kasih-Nya, harapan dan belas kasihan-Nya di tengah-tengah komunitas kita masing-masing, banyak di antaranya masih hidup dalam ketidaktahuan akan Tuhan dan kebenaran-Nya.

Itulah sebabnya, kita masing-masing harus diilhami oleh teladan yang diberikan oleh St. Barnabas dan banyak Rasul lainnya, murid, semua orang kudus dan martir yang telah mengabdikan diri dan hidup mereka untuk mencintai dan melayani Tuhan dengan sepenuh hati. Kita semua dipanggil untuk menjalani hidup kita sepenuhnya dan untuk menghidupinya, sehingga dalam setiap kata, tindakan dan perbuatan kita, kita akan selalu membawa kemuliaan bagi Tuhan dan bahwa setiap orang yang mendengar kita, melihat kita dan menyaksikan pekerjaan kita, akan mengetahui bahwa kita benar-benar umat yang dikasihi Tuhan, dan akan mengenal Tuhan dan kebenaran-Nya melalui kita dan hidup kita, dan tidak hanya melalui kata-kata kita tetapi juga melalui tindakan kita.

Saudara dan saudari dalam Kristus, marilah kita semua karena itu mengindahkan panggilan Tuhan dan misi kita. Marilah kita mengikuti jejak St. Barnabas dan banyak orang kudus Allah lainnya, para pendahulu kita yang kudus, dan marilah kita berusaha memuliakan Allah dengan hidup kita dan dengan setiap tindakan kita. Semoga Tuhan terus membimbing kita dan menguatkan kita. Semoga Tuhan memberkati kita semua, sekarang dan selamanya. Amin.