Juli 13, 2022

Kamis, 14 Juli 2022 Hari Biasa Pekan XV

Bacaan I:Yes 26:7-9.12.16-19 "Hai kalian yang sudah dikubur dalam tanah, bangkitlah dan bersorak-sorailah."
   

Mazmur Tanggapan: Mzm 102:13-14ab.15.16-18.19-21 "Tuhan memandang ke bumi dari surga."

Bait Pengantar Injil: Mat 11:28 "Datanglah kepada-Ku, kalian yang letih dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu."

Bacaan Injil: Mat 11:28-30 "Aku ini lemah lembut dan rendah hati."
 
warna liturgi hijau
 
 Dalam bacaan hari ini Yesus mengajak semua yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya. Dia menjanjikan kita bahwa jika kita datang kepada-Nya, Dia akan memberi kita kelegaan yang Dia berikan akan memperbarui dan memulihkan kita.

Apa dalam hidup Anda yang membuat Anda lelah? Apa yang membuatmu letih lesu?  Mungkin khawatir tentang orang yang Anda cintai, kesehatan, atau masalah keuangan. Mungkin Anda merasa kewalahan dengan tanggung jawab Anda atau mungkin Anda merasa sendirian.

Saya berasumsi bahwa kita semua lelah sampai taraf tertentu. Apa yang kita lakukan pada saat-saat ini? Bagaimana kita mengatasi rasa lelah? Apakah kita memikul beban kita sendiri atau kita membaginya dengan keluarga atau teman-teman kita? Apakah kita membawa beban, kecemasan, dan keletihan kita kepada Yesus dan meminta kepada-Nya rahmat dan kelegaan yang kita butuhkan?

Bukankah indah jika hanya dengan membawa kekhawatiran dan keletihan kita kepada Yesus bahwa secara ajaib segala sesuatu dalam hidup kita akan menjadi benar kembali? Namun, kita tahu dari pengalaman bahwa biasanya ini tidak terjadi. Bahkan ketika telah membawa kekhawatiran atau kecemasan kita kepada Yesus, kita mungkin masih khawatir dan cemas. Namun, jika kita membawa pergumulan kita kepada Yesus, Dia akan memberkati kita dengan kekuatan yang kita butuhkan untuk melanjutkan. Mungkin pertanyaan bagi kita adalah: Apakah kita benar-benar percaya Yesus?

Hari ini, tanyakan pada diri Anda: Kekhawatiran-kekhawatiran, atau kecemasan apa yang ada di pikiran dan hati saya? Kemudian saya mengundang Anda untuk duduk dengan tenang bersama Yesus selama beberapa menit. Cukup bersama-Nya saja. Anda tidak perlu mengatakan apa-apa karena Yesus sudah tahu apa yang Anda pikirkan dan rasakan. Tempatkan kecemasan, ketakutan, atau kekhawatiran Anda di tangan-Nya. Jika Anda duduk dengan tenang bersama Yesus, Anda mungkin mulai merasa damai dan tenang.

Entah bagaimana diam bersama Yesus dapat memberi kita rasa istirahat yang sebenarnya dan itu juga dapat meringankan beban kita. Percaya Yesus! Dia menunggu kita!