Agustus 24, 2022

Kamis, 25 Agustus 2022 Hari Biasa Pekan XXI

Bacaan I: 1Kor 1:1-9 "Di dalam Kristus kalian telah menjadi kaya dalam segala hal."

Mazmur Tanggapan: Mzm 145:2-3.4-5.6-7 "Aku hendak memuji nama-Mu selama-lamanya, ya Allah Rajaku."

Bait Pengantar Injil: Mat 24:42a,44 "Berjaga-jaga dan bersiap-siaplah, sebab kalian tidak tahu bilamana Anak Manusia datang."

Bacaan Injil: Mat 24:42-51 "Hendaklah kamu selalu siap siaga."
      
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
 
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, merenungkan bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini, kita diingatkan akan panggilan kita semua sebagai orang yang telah dibaptis untuk tetap setia pada kebenaran, ajaran dan jalan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Kita harus selalu siap dan waspada, dan tidak jatuh ke dalam perangkap kepuasan diri dan kemalasan, atau suam-suam kuku dalam iman dan biasa-biasa saja.
 
Dalam bacaan pertama kita hari ini dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus, sebagaimana Rasul menasihati umat beriman di sana untuk terus tetap teguh dalam iman dan ketaatan mereka kepada Allah melalui Putra-Nya, Tuhan dan Juruselamat mereka, Yesus Kristus. Dia mengingatkan mereka akan hikmat dan terang yang telah mereka semua terima dari Tuhan sendiri, seperti yang mereka terima melalui para Rasul, dari St. Paulus sendiri dan para misionaris lainnya, dan diilhami dari Roh Kudus yang telah diberikan kepada mereka oleh peletakan tangan. Mereka telah menerima hikmat dan kebenaran Allah, dan karena itu dipanggil untuk menjadi saksi setia Tuhan.

Dalam perikop Injil kita hari ini, kita mendengar Tuhan berbicara kepada murid-murid-Nya dengan perumpamaan tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat, yang melaluinya Tuhan ingin menyoroti pentingnya bagi kita masing-masing, para pengikut dan murid-Nya, untuk menjalani hidup kita dengan paling layak, setiap saat, dan untuk melakukan apa pun yang kita bisa dalam mematuhi hukum dan perintah-Nya, dan dalam melakukan yang terbaik untuk mewartakan kebenaran Allah melalui tindakan teladan kita.  Mari kita bangun dari tidur rohani kita dan berdiri waspada dan siap karena Tuhan ingin mengungkapkan bagaimana Dia akan memberkati kita. 
 
 
 
Karya: Anna_Anikina/istock.com