Agustus 29, 2022

Selasa, 30 Agustus 2022 Hari Biasa Pekan XXII

Bacaan I: 1Kor 2:10b-16 "Manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah; manusia rohani menilai segala sesuatu."

Mazmur Tanggapan: Mzm 145:8-9.10-11.12-13ab.13cd-14 "Tuhan itu adil dalam segala tindakan-Nya."

Bait Pengantar Injil: Luk 7:16 "Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita, dan Allah mengunjungi umat-Nya."

Bacaan Injil: Luk 4:31-37 "Aku tahu siapa Engkau: Engkau Yang Kudus dari Allah."
 
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 

Hari ini Yesus melakukan perjalanan ke kota Kapernaum di Galilea. Setibanya di sana, Yesus mengajar orang-orang. Pendengar-Nya tercengang mendengar pengajaran-Nya. Ketika mereka mendengarkan-Nya, mereka menyadari bahwa Yesus sangat berbeda dari guru mana pun yang pernah mereka dengar sebelumnya. Yesus berbicara dengan otoritas yang besar, namun dengan kerendahan hati! Berita tentang Yesus dan kuasa serta kemampuan-Nya menyebar ke seluruh wilayah dengan cepat. Arti penting dari momen ini adalah ketika orang Kapernaum gagal untuk mengenali kebenaran yang diucapkan oleh roh-roh jahat, dan terutama ketika orang-orang Farisi dan ahli Taurat sering mengkritik dan melecehkan Dia, menolak untuk mendengarkan Dia atau percaya kepada-Nya.

Sekarang luangkan waktu sejenak dan tanyakan pada diri Anda: Apa roh-roh jahat yang merasuki Anda? Bagaimana roh-roh jahat ini mempengaruhi hidup Anda dan orang-orang dalam hidup Anda? Apakah Anda rindu untuk dibebaskan dari roh-roh jahat ini atau apakah mereka telah menjadi bagian integral dari hidup Anda? Dan mungkin yang lebih penting, pernahkah Anda meminta Yesus untuk mengusir roh-roh jahat yang mungkin perlahan-lahan menghancurkan kebahagiaan Anda dan mungkin hidup Anda? Sudahkah kita mengizinkan Tuhan berbicara kepada kita melalui Roh-Nya dan mengizinkan Dia membimbing kita dalam perjalanan iman kita melalui kehidupan? Ataukah kita malah terus menentang Dia dan kebenaran-Nya, dan lebih memilih mengikuti jalan dan hikmat dunia ini? Atau tetap kukuh dalam keyakinan dan cara berpikir kita sendiri, dan tidak mau mendengarkan Tuhan berbicara kepada kita di lubuk hati dan pikiran kita? Banyak dari kita sebagai orang Kristiani, kita lebih memilih untuk tetap mengikuti cara berpikir dan melakukan sesuatu yang dianggap lebih unggul, tanpa menyadari bahwa ini adalah salah satu hambatan utama dalam jalan kita untuk benar-benar setia kepada Tuhan.
  
Kita semua umat Tuhan perlu lebih rendah hati dan lebih mau mendengarkan Tuhan, menyelaraskan diri, tindakan dan perbuatan kita kepada Tuhan, dan itu mengharuskan kita untuk mengizinkan Tuhan dan Roh-Nya melakukan pekerjaan-Nya. dalam diri kita dan melalui kita. Kita harus belajar untuk mendengarkan dan membedakan kehendak Tuhan melalui firman-Nya. Tetapi satu kendala utama adalah banyaknya keterikatan dan keasyikan kita di dunia ini, dan akan baik bagi kita untuk menahan godaan dari keinginan duniawi ini serta banyak tekanan lain dari hal-hal dan keasyikan duniawi, yang semuanya cenderung mengalihkan perhatian kita dari kita. jalan menuju Tuhan dan keselamatan dan kasih karunia-Nya.
 
Hari ini (dan setiap hari) datanglah kepada Yesus dan mohon kepada-Nya untuk menyingkirkan dari roh najis yang mengganggu atau mungkin menghancurkan hidup kita. Kita mungkin tidak langsung menerima keajaiban; namun, kita mungkin mulai melihat perbedaan dalam hidup kita, dalam emosi kita dan dalam kualitas kepercayaan kita kepada Yesus. Yesus bersama kita! Dia tidak akan mengecewakan kita! Marilah kita semua berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam hidup kita untuk memusatkan perhatian kita kepada Tuhan dan untuk menjadi rendah hati dan pendengar yang baik, dalam membiarkan Tuhan memimpin dan membimbing kita dalam hidup kita, menjauhkan diri dari banyak godaan dan gangguan di sekitar kita.