Oktober 05, 2022

Kamis, 06 Oktober 2022 Hari Biasa Pekan XXVII

Bacaan I: Gal 3:1-5 "Adakah kalian menerima Roh karena melakukan hukum atau karena percaya akan pewartaan Injil?"

Kidung Tanggapan: Luk 1:69-70.71-72.73-75 "Terpujilah Tuhan Allah Israel, sebab Ia mengunjungi umat-Nya."

Bait Pengantar Injil: Kis 16:14b "Tuhan, bukalah hati kami, supaya kami memperhatikan sabda Anak-Mu."

Bacaan Injil: Luk 11:5-13 "Mintalah, maka kalian akan diberi."

warna liturgi hijau 
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
 
Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, hari ini ketika kita merenungkan bacaan-bacaan Kitab Suci, kita semua dipanggil untuk mengindahkan kebenaran Tuhan dan ajaran-Nya, dan meminta bantuan-Nya kapan pun kita membutuhkan bantuan dan pertolongan. Kita tidak dapat berjuang sendirian dalam perjalanan iman ini, atau kita akan segera menyadari bahwa kita akan goyah dan mudah tergoda, jatuh semakin dalam ke jalan dosa, dari mana kita mungkin menyadari bahwa tidak ada jalan keluar darinya. Kecuali kita dengan sungguh-sungguh mengikuti jalan Tuhan dan tetap setia teguh pada jalan ini.
 
  Dalam bacaan pertama kita hari ini, Rasul Paulus menegur umat Allah di sana karena cara mereka yang salah dan kehidupan yang jahat, karena telah mengikuti cara-cara dan ajaran-ajaran yang diusulkan dan dikhotbahkan kepada mereka oleh para nabi palsu dan oleh semua orang yang tidak berpegang pada Tradisi Suci dan kebenaran yang sejati seperti yang dilestarikan oleh para Rasul. Saat itu, ada banyak variasi dari ajaran Kristus, dengan beberapa orang kemungkinan menggunakan ajaran tersebut sebagai alasan untuk mendirikan aliran pemikiran dan ideologi mereka sendiri, atau dengan menyinkronkannya dengan kepercayaan dan kebiasaan pagan. 
 
  Karena itu, Rasul Paulus mengingatkan umat Allah untuk tidak mudah terpengaruh oleh godaan duniawi itu, dan untuk berpegang teguh pada apa yang telah mereka terima, kebenaran murni seperti yang telah diberitakan oleh Rasul Paulus dan para saksi dan misionaris otentik lainnya kepada mereka. Rasul Paulus mengingatkan umat beriman untuk tidak membiarkan keinginan mereka dan kelemahan daging mereka membawa mereka ke jalan yang salah. Jika tidak, mereka akan tersesat dan bahkan mungkin tersesat dari jalan menuju Tuhan dan keselamatan-Nya. Itulah sebabnya, Rasul Paulus mengatakan kepada mereka untuk tidak mendengarkan mereka yang menyatakan pesan yang berbeda dari apa yang dia dan hamba-hamba Allah yang setia lainnya telah khotbahkan.
 
  Sementara dalam perikop Injil kita hari ini, Tuhan berbicara kepada murid-murid-Nya tentang masalah seseorang yang meminta bantuan kepada seorang teman, dan bagaimana seorang ayah akan merawat anak-anaknya dengan cara yang sama seperti seorang teman merawatnya. permintaan atau permintaan bantuan teman. Tuhan Yesus menggunakan itu sebagai contoh untuk menyoroti murid-murid-Nya dan oleh karena itu kepada kita semua bahwa, sering kali kita tidak menyadari bahwa kita memiliki kesempatan besar untuk meminta bantuan Tuhan setiap saat, tetapi karena berbagai alasan, kita memilih untuk tidak mencari bantuan-Nya, dan lebih suka melakukan hal-hal dengan cara kita sendiri, yang pada akhirnya menyebabkan kami melakukan hal-hal yang salah dan memilih jalan yang salah. 
 
Saudara dan saudari dalam Kristus, marilah kita semua karena itu menyerahkan diri kita kembali kepada Tuhan, dan berusaha untuk menjadi murid dan pengikut Kristus yang lebih baik dan lebih berkomitmen. Marilah kita semua semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan kepada kasih dan kemurahan-Nya, semakin mempercayakan diri kita kepada-Nya, dan belajar merendahkan diri dan lebih bersedia mendengarkan Dia, dan membersihkan diri dari ekses keinginan, ego, dan kesombongan kita.  Semoga Tuhan menjadi pembimbing kita. dan semoga kita semua tetap teguh setia pada harapan dan keselamatan kita di dalam Tuhan, sekarang dan selamanya. Amin.
 
 
Credit: JMLPYT/istock.com